Jelang Lebaran, Alumni SMP 3 Meulaboh Angkatan 2002 Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim
ACEH BARAT Alumni SMP Negeri 3 Meulaboh angkatan 2002 melaksanakan agenda rutin tahunan dengan berbuka puasa bersama dan memberikan sant
NASIONAL
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian, mengungkapkan bahwa nilai akademik tidak bisa menjadi patokan tunggal dalam menilai prestasi anak. Menurutnya, setiap anak memiliki potensi dan bakat yang berbeda-beda, baik dalam bidang seni, olahraga, maupun kecakapan lainnya. Oleh karena itu, dia mengkhawatirkan jika persyaratan nilai ini tetap diberlakukan, anak-anak yang memiliki nilai di bawah 70 bisa berisiko putus sekolah akibat terhentinya bantuan KJP Plus mereka.
"Jangan sampai anak-anak ini putus sekolah, karena kecerdasan manusia itu bervariasi. Tidak semua anak memiliki kemampuan akademik yang sama," kata Justin dalam laman DPRD DKI Jakarta.
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Jhonny Simanjuntak, menyuarakan pendapat serupa dengan Justin. Ia mendorong agar Dinas Pendidikan DKI Jakarta tidak menjadikan nilai akademik sebagai satu-satunya acuan dalam menentukan penerima KJP Plus. Jhonny menyatakan bahwa standar nilai tersebut perlu dicabut agar bantuan pemerintah dapat tepat sasaran dan menjangkau anak-anak yang membutuhkan, tanpa terkendala oleh kriteria nilai.
Sarjoko menjelaskan bahwa berdasarkan data penerima KJP Plus pada tahap kedua tahun 2024, sebanyak 3.507 siswa atau 2,67 persen dari total penerima memiliki nilai di bawah 70. Dia berharap dengan adanya persyaratan ini, para siswa dapat meningkatkan hasil belajar mereka. Namun, usulan ini mendapat tanggapan kritis dari beberapa anggota DPRD DKI Jakarta, yang menganggap bahwa nilai akademik bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan anak dalam mencapai potensi maksimal mereka.
(dc/christie)
ACEH BARAT Alumni SMP Negeri 3 Meulaboh angkatan 2002 melaksanakan agenda rutin tahunan dengan berbuka puasa bersama dan memberikan sant
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah umat Muslim di Indonesia telah merayakan Idulfitri lebih awal hari ini, Kamis (19/3), dengan melaksanakan salat Idulfit
AGAMA
BOGOR Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar diskusi mendalam dengan sejumlah jurnalis, pengamat, dan pakar dari berba
NASIONAL
BATU BARA Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Ruku memberikan remisi khusus dalam rangka Hari Raya Nyepi kepada dua orang warga binaan,
NASIONAL
JAKARTA Kabar duka datang dari dunia bisnis Indonesia. Michael Bambang Hartono, pemilik Grup Djarum dan salah satu pengusaha paling berp
SOSOK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, mengungkapkan pertanyaan terkait tindakan penyiraman air keras yang dilaku
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengajak mahasiswa dan pelajar untuk bersatu dalam memerangi narkoba. Ajaka
PEMERINTAHAN
JAKARTA Memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali mengingatkan rapuhnya ketahanan energi global. Ketergantungan pada
EKONOMI
JAKARTA Persoalan sampah di Jakarta kian menunjukkan dimensi krisis yang melampaui sekadar isu teknis. Volume sampah yang mencapai sekit
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menyasar pemenuhan gizi masyarakat, tetapi j
EKONOMI