Prabowo Bantah Tuduhan TNI Pelanggar HAM dan Penjahat Perang: “Tak Pernah Bom Rumah Sakit atau Sekolah”
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menanggapi tuduhan yang menyebut anggota TNI sebagai penjahat perang dan pelanggar hak asasi manusia (
NASIONAL
BALIGE – Bupati Kabupaten Toba, Effendi Napitupulu, menggelar konsultasi publik untuk membahas rancangan awal (ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Toba tahun 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Kantor Bupati Toba pada Selasa (4/3/2025), dan dihadiri oleh sejumlah narasumber yang membahas kondisi serta prioritas pembangunan Kabupaten Toba.
Dalam kesempatan tersebut, lima narasumber menyampaikan materi terkait isu-isu strategis pembangunan daerah, yakni Kaban Bappelitbangda Kabupaten Toba, Sofian Sitorus; Perwakilan Kepala Bappelitbangda Sumut, Ika Hardina Lubis; Kepala BPS Toba, Sabar Alberto Harianja; Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Fernando Samosir; dan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah, Henry Sitompul.
Bupati Effendi Napitupulu menjelaskan bahwa konsultasi publik ini merupakan langkah awal dalam menyosialisasikan ranwal RKPD Kabupaten Toba sekaligus untuk mengakomodir saran dan masukan dari berbagai pihak guna memperbaiki pelaksanaan pembangunan daerah.
"Mewujudkan visi pembangunan Toba Mantap 2029 bukanlah pekerjaan mudah, dibutuhkan sinergi, inovasi, diskusi serta komitmen bersama antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan," katanya.
Effendi menegaskan bahwa dalam mewujudkan visi tersebut, pihak pemerintah akan fokus pada pembangunan desa dan penataan kota, peningkatan infrastruktur jalan dan irigasi yang berkualitas, serta pelayanan masyarakat yang responsif, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan perizinan.
Ketua DPRD Kabupaten Toba, Franshendrik Tambunan, juga turut memberikan dukungannya terhadap penyusunan RKPD tahun 2026.
"Kami dari DPRD akan terus terlibat dalam membangun Kabupaten Toba agar pembangunan lebih tepat sasaran dan memberi manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Sofian Sitorus, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Toba, memaparkan beberapa prioritas pembangunan untuk tahun 2026, antara lain peningkatan kualitas dan pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor pertanian dan pariwisata.
Setelah pemaparan materi, sesi tanya jawab dibuka bagi peserta yang hadir untuk memberikan saran dan masukan terkait rencana pembangunan.
Bupati Effendi Napitupulu menutup acara dengan harapan agar seluruh pihak dapat berkolaborasi untuk membawa Kabupaten Toba ke arah yang lebih baik.
"Kami tidak bisa bekerja sendirian. Mari tinggalkan pola lama dan berkolaborasi untuk mengejar ketertinggalan Kabupaten Toba," pungkasnya.
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menanggapi tuduhan yang menyebut anggota TNI sebagai penjahat perang dan pelanggar hak asasi manusia (
NASIONAL
JAKARTA Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengusulkan agar Indonesia meniru langkah India dalam perbaikan pasar modal. Ketua DEN, Luhut B. Pa
EKONOMI
TABANAN Kodim 1619/Tabanan menyiagakan seluruh personel untuk mengamankan kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Raka
NASIONAL
BADUNG Jajaran Polsek Kuta Selatan meningkatkan kehadiran di kawasan wisata strategis melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), g
NASIONAL
DENPASAR Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati, S.I.K., menggelar kegiatan Sambang Kamtibmas yang dirangkaikan deng
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa bangsa Indonesia menghadapi gangguan dari pihak luar yang mencoba menurunkan moral da
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah berencana mempercepat reformasi sistem pemerintahan melalui pemanfaatan teknologi atau Govtech (government technology
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman menegaskan kesiapannya mempertaruhkan jabatan
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto membantah keras tudingan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan pemborosan anggaran negara
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang pengalaman menghadapi ejekan dan hinaan ketika pertama kali meluncurkan program Makan Bergiz
NASIONAL