Sebuah kegiatan yang bermakna, seperti beribadah, berdoa, atau bersedekah, bisa membuat waktu terasa lebih bermakna, meskipun ia berlalu dengan cepat.
Fenomena waktu yang terasa cepat juga bisa disebabkan oleh perubahan gaya hidup, di mana kesibukan dengan teknologi, media sosial, dan pekerjaan membuat seseorang merasa tidak punya cukup waktu.
Keberkahan waktu yang berkurang karena kurangnya ibadah dan amal kebaikan turut mempercepat perasaan waktu yang berlalu dengan cepat.