Serangan AS-Israel ke Iran Dinilai Ujian Kredibilitas Dewan Perdamaian
JAKARTA Pakar hubungan internasional Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam, menilai serangan Amerika Serikat bersama Israel ke Iran
INTERNASIONAL
JAKARTA – Pemerintah Indonesia dan Vietnam kini memiliki kebijakan yang berbeda terkait tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Indonesia yang akan menaikkan tarif PPN menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025, sementara Vietnam justru menurunkan tarif PPN menjadi 8 persen. Meskipun begitu, pihak pemerintah Indonesia menilai bahwa insentif perpajakan yang diberikan jauh lebih besar dibandingkan dengan Vietnam.
Febrio Nathan Kacaribu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, menanggapi perbandingan kebijakan PPN antara kedua negara. Ia menjelaskan bahwa meski tarif PPN Indonesia akan lebih tinggi, insentif perpajakan yang diberikan jauh lebih besar. Salah satu alasan utama adalah pemerintah Indonesia memberikan pembebasan PPN terhadap berbagai barang dan jasa yang vital bagi masyarakat, sebuah langkah yang tidak dilakukan oleh pemerintah Vietnam.”PPN di Vietnam sangat terbatas pembebasannya, lalu Vietnam tidak ada belanja perpajakan,” kata Febrio dalam wawancara yang berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (16/12/2024). Menurut Febrio, pembebasan PPN di Indonesia mencakup berbagai sektor, termasuk bahan makanan, sektor transportasi, jasa pendidikan, kesehatan, hingga sektor otomotif dan properti.
Sebagai contoh, untuk tahun 2025 saja, pemerintah Indonesia merencanakan belanja pajak sebesar Rp 265,6 triliun untuk pembebasan PPN. Pembebasan ini meliputi Rp 77,1 triliun untuk bahan makanan, Rp 61,2 triliun untuk UMKM, Rp 34,4 triliun untuk sektor transportasi, Rp 30,8 triliun untuk jasa pendidikan dan kesehatan, serta Rp 27,9 triliun untuk jasa keuangan dan asuransi. Sektor-sektor lainnya, seperti otomotif dan properti, serta listrik dan air, juga mendapat pembebasan pajak yang signifikan.Febrio menambahkan, Indonesia bahkan memberikan pembebasan PPN pada komoditas sembako, sementara Vietnam tetap mengenakan tarif 5 persen untuk barang yang sama. “Vietnam itu pajaknya 5 persen, kita 0 persen,” ujar Febrio. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tarif PPN Indonesia lebih tinggi, negara ini lebih dermawan dalam memberikan insentif perpajakan kepada masyarakatnya.Menurut Febrio, insentif perpajakan di Indonesia jauh lebih besar daripada yang diberikan oleh Vietnam. “Jadi kalau ditanya insentif perpajakan, apalagi insentif PPN khususnya, itu Indonesia jauh lebih generous daripada Vietnam,” tegas Febrio. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Pakar hubungan internasional Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam, menilai serangan Amerika Serikat bersama Israel ke Iran
INTERNASIONAL
DENPASAR Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun aka 1948, Kapolsek Denpasar Timur (Dentim), Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H., melakukan ke
NASIONAL
DUBAI Ketegangan di Teluk Persia meningkat drastis setelah Iran menutup Selat Hormuz, salah satu jalur laut strategis untuk ekspor minya
INTERNASIONAL
JAKARTA Momen Lebaran 2026 identik dengan THR cair dan rencana upgrade gadget baru. Bagi Anda yang mencari HP 2 jutaan terbaik tahun ini
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kantor berita semiresmi Iran, Tasnim dan Mehr, melaporkan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, masih hidup da
INTERNASIONAL
DENPASAR Gubernur Bali, Wayan Koster, didampingi Wakil Gubernur Nyoman Giri Prasta dan Sekretaris Daerah Dewa Made Indra, menyaksikan pa
EKONOMI
BINJAI Pengurus DPD Keluarga Besar Pujakesuma Kota Binjai menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus pelepasan Tim Safari Ramadhan
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan audit Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak boleh dikompromikan. M
NASIONAL
LABUHANBATU SELATAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan menggelar Safari Ramadhan di Masjid Raudhatul Jannah, Dusun Lubuk Panjang,
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Cuaca di sebagian besar wilayah Aceh diprakirakan cerah hingga cerah berawan pada hari ini. Berdasarkan prakiraan dari Badan
NASIONAL