BREAKING NEWS
Senin, 30 Maret 2026

Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah per Tahun untuk Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

BITVonline.com - Jumat, 13 Desember 2024 08:26 WIB
Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah per Tahun untuk Wujudkan Kesejahteraan Rakyat
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SERANG -Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk mewujudkan rumah yang layak dan terjangkau bagi rakyat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Hal ini tercermin dalam Program 3 Juta Rumah per Tahun yang dicanangkan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, sebagai langkah konkret untuk mengatasi masalah backlog perumahan yang masih cukup tinggi di tanah air.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam kunjungan kerjanya ke perumahan bersubsidi di Serang, Banten. Dalam kesempatan tersebut, AHY menegaskan bahwa meski ada penurunan backlog, kebutuhan perumahan di Indonesia masih sangat besar. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi (Susenas) BPS 2024, backlog perumahan di Indonesia tercatat mencapai 9,9 juta unit pada tahun 2023.

“Dengan jumlah backlog yang masih mencapai hampir 10 juta unit, jelas bahwa upaya untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah, harus terus didorong. Program 3 juta rumah per tahun menjadi langkah strategis dalam mengurangi ketimpangan akses perumahan yang masih terjadi,” ujar Menko AHY.

Pentingnya koordinasi lintas sektor menjadi kunci sukses pelaksanaan program ini. Menko AHY menyebut bahwa sektor perumahan melibatkan banyak pihak, seperti pemerintah pusat dan daerah, sektor swasta, serta masyarakat. Oleh karena itu, sinergi yang baik antar pihak-pihak tersebut sangat dibutuhkan agar program ini tidak hanya menjadi angka, tetapi dapat memberikan kehidupan yang lebih baik bagi rakyat.

Salah satu dukungan pemerintah untuk mewujudkan rumah layak bagi rakyat adalah melalui fasilitas pembiayaan rumah, yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Melalui program ini, masyarakat dengan penghasilan terbatas dapat memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau untuk membeli rumah pertama mereka.

“Melalui FLPP, kami berharap dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mewujudkan impian memiliki rumah. Ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mengurangi ketimpangan sosial,” ujar Menko AHY.

Dalam sambutannya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menegaskan pentingnya menciptakan ekosistem perumahan yang saling mendukung, antara developer, kontraktor lokal, perbankan, dan masyarakat. Menurutnya, peran setiap elemen dalam ekosistem ini akan memastikan pembangunan perumahan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga mendukung kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.

“Penting untuk membangun ekosistem yang sehat, sehingga sektor perumahan dapat berkembang dengan baik. Kerja sama yang erat antara berbagai pihak akan memastikan bahwa program ini berhasil memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujar Maruarar.

Menteri Maruarar juga mengapresiasi dukungan penuh Menko AHY terhadap program-program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, yang menurutnya merupakan wujud konkret komitmen Presiden Prabowo dan Menko AHY untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat.

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Consumer Bank Tabungan Negara (BTN), Hirwandi Gafar, Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia, Djoko Suranto, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Menko AHY juga didampingi oleh Staf Khusus Menko, Herzaky Mahendra Putra, Si Made Rai Edi Astawa, dan Deputi 4 Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Ronny Hutahayan.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mempercepat pencapaian target pembangunan 3 juta rumah per tahun, serta menciptakan akses perumahan yang lebih adil dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia.

(N/014)

0 komentar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru