BREAKING NEWS
Senin, 16 Februari 2026

Berbaik Sangka Sesama Manusia, Jangan Menuduh Tanpa Bukti

T.Jamaluddin - Jumat, 25 Juli 2025 14:04 WIB
Berbaik Sangka Sesama Manusia, Jangan Menuduh Tanpa Bukti
Pimpinan Dayah Manhaju Thullab Al Amiriah, Tgk Zulfadhli (foto: t.jamaluddin/bitv)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH - Pimpinan Dayah Manhaju Thullab Al Amiriah, Tgk Zulfadhli, mengingatkan umat Islam untuk menjaga sikap berbaik sangka terhadap sesama manusia, terutama dalam khutbah Jumat yang disampaikan di Masjid Jamik Baitul Adhim Aneuk Batee, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, Jumat (25/7/2025). Hal ini disampaikan bertepatan dengan tanggal 29 Muharram 1447 Hijriah.

Tgk Zulfadhli menegaskan pentingnya sikap tidak mudah menuduh orang lain tanpa bukti yang jelas, serta mengingatkan umat agar tidak menggunjing dan membuka aib saudara seiman. Ia menjelaskan bahwa salah satu ajaran penting dalam Islam adalah berprasangka baik terhadap Allah dan sesama manusia.

Dalam khutbahnya, Tgk Zulfadhli mengutip hadis Qudsi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, yang menjelaskan bahwa Allah sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Jika seseorang bersangka baik dan yakin bahwa Allah akan menolong, pertolongan itu pasti datang. Sebaliknya, jika seseorang berprasangka buruk, itulah yang akan ia dapatkan.

Tgk Zulfadhli juga mengutip ayat Al-Quran dari Surah Al-Hujurat ayat 12 yang mengingatkan umat untuk menjauhi banyak prasangka, karena sebagian prasangka itu adalah dosa. Al-Quran juga menekankan agar umat Islam tidak saling mencari kesalahan atau menggunjing satu sama lain, karena hal tersebut bisa merusak hubungan antar sesama. "Adakah salah seorang dari kalian yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentu kalian akan merasa jijik," ujar Tgk Zulfadhli mengutip ayat tersebut.

Lebih lanjut, Tgk Zulfadhli menekankan bahwa buruk sangka dapat merusak hubungan antar individu dalam masyarakat. Ia mengingatkan agar umat tidak mudah menilai orang lain berdasarkan apa yang tampak di luar saja, karena bisa jadi orang yang disangka buruk justru lebih dekat dengan Allah.

"Tentunya kita semua berharap agar hidup kita menjadi lebih tenang, hubungan dengan sesama lebih damai, dan kita lebih dekat dengan rahmat Allah Swt," ungkapnya, menutup khutbah dengan doa agar hati umat selalu bersih dari prasangka buruk.

Dengan menjaga hati dan berprasangka baik terhadap Allah dan sesama, umat Islam diyakini dapat meraih ketenangan dan keberkahan hidup. Sebagaimana ajaran Islam, menjaga hubungan baik dengan sesama adalah bagian dari memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah.*

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru