AHY Tegaskan Aktivitas Demokrat Bukan Manuver Politik, Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
JAKARTA Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa intensitas kegiatan partainya yang belakangan menin
POLITIK
JAKARTA — Kisah para nabi selalu menjadi sumber pelajaran berharga bagi umat manusia.
Salah satunya adalah dialog yang cukup terkenal antara Nabi Adam AS dan Nabi Musa AS, sebuah perdebatan yang tak hanya mengungkap makna mendalam tentang takdir, tetapi juga menyentuh aspek tanggung jawab manusia dalam kehidupan di dunia.
Diriwayatkan dalam hadits sahih oleh Imam Bukhari dan Muslim, perdebatan ini terjadi saat Nabi Musa AS menyampaikan kegelisahannya kepada Nabi Adam AS mengenai nasib manusia yang penuh ujian dan penderitaan di dunia.
Sebagai seorang nabi yang diberi keistimewaan oleh Allah SWT untuk berbicara langsung dengan-Nya, Nabi Musa AS menyampaikan pertanyaannya kepada Nabi Adam AS dengan nada keprihatinan: mengapa manusia harus hidup di bumi dan menghadapi berbagai penderitaan, yang menurutnya bermula dari kesalahan Adam AS di surga?
Ia berkata, "Engkau adalah Adam yang telah dikeluarkan dari surga karena kesalahanmu, dan karenamu keturunanmu harus menghadapi penderitaan di dunia."
Pandangan ini merujuk pada Surat Al-Balad ayat 4:
"Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam keadaan susah payah."
Namun, Nabi Adam AS membalas dengan argumen yang menunjukkan kebesaran takdir ilahi.
Ia mengingatkan bahwa apa yang terjadi padanya telah ditentukan oleh Allah SWT jauh sebelum ia diciptakan.
"Engkau mencela diriku atas suatu hal yang telah ditakdirkan oleh Allah kepadaku sebelum aku diciptakan?" ucap Nabi Adam AS, sebagaimana diriwayatkan dalam kisah para nabi yang dikutip oleh Ibnu Katsir.
Adam AS pun merujuk pada Taurat yang diturunkan kepada Musa, dan bertanya apakah tertulis dalam kitab tersebut bahwa ia telah melakukan kesalahan.
Ketika Nabi Musa menjawab "ya", maka Nabi Adam menegaskan bahwa peristiwa itu adalah bagian dari rencana Allah yang sudah ditetapkan 40 tahun sebelum penciptaannya.
Menurut para ulama, kemenangan argumen Nabi Adam AS atas Nabi Musa AS bukan berarti ia terbebas dari tanggung jawab, namun menjadi bukti bahwa takdir dan usaha manusia berjalan berdampingan.
Manusia tetap memiliki pilihan dan tanggung jawab, meskipun semua telah berada dalam pengetahuan dan kehendak Allah SWT.
Kisah ini mengajarkan kepada umat Islam bahwa musibah dan kesulitan hidup bukan sekadar akibat perbuatan masa lalu, tetapi bagian dari perjalanan takdir yang harus dijalani dengan kesabaran, ikhtiar, dan keimanan.
Di balik kisah ini tersimpan pelajaran penting: jangan mudah menyalahkan masa lalu atau orang lain atas apa yang kita alami.
Setiap insan memiliki kewajiban untuk menghadapi hidup dengan lapang dada dan terus berusaha, tanpa melupakan bahwa segala sesuatu telah diatur oleh Allah SWT dengan kebijaksanaan-Nya yang tak terbatas.
Wallahu a'lam.*
(d/a008)
JAKARTA Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa intensitas kegiatan partainya yang belakangan menin
POLITIK
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar WalkIn Interview sebagai langkah percepatan pertemuan langsung antara pencari
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan intensif dengan presiden dan wakil presiden terdahulu, ketua umum partai politik,
NASIONAL
BANDUNG Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan politik luar negeri bebas
NASIONAL
JAKARTA Wardatina Mawa mengungkap kekecewaan dan trauma yang kembali muncul saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas laporan akses
ENTERTAINMENT
GIANYAR Kapolres Gianyar, Candra C. Kesuma, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Buka Puasa Bersama Harmoni Ramadhan yang digelar di Taman
NASIONAL
BANDA ACEH Pemerintah Aceh akan menggelar malam Nuzulul Qur&039an pada Jum&039at, 6 Maret 2026, bertempat di Masjid Raya Baiturrahma
PEMERINTAHAN
MEDAN Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) bersama K
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam membangun
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memastikan peringatan Nuzulul Quran 17 Ramadan 1447 H akan dilaksanakan di Istana Negara.
AGAMA