Sedekah yang dilakukan saat seseorang berada dalam kondisi takut akan kemiskinan atau sedang berjuang untuk menjadi kaya juga termasuk yang paling utama.
Sedekah ini membuktikan kepercayaan seseorang bahwa rezeki datang dari Allah, bukan semata hasil usaha pribadi.
Memberi di tengah kekhawatiran dan keterbatasan adalah wujud keimanan yang kuat.
Hadis tersebut juga mengingatkan agar tidak menunda-nunda sedekah hingga ajal mendekat.
Rasulullah SAW melarang seseorang untuk menunggu hingga di ambang kematian baru membagikan hartanya, karena saat itu niat bersedekah sudah tidak lagi murni.
Dalam konteks kehidupan modern, hadis ini memberikan pesan penting agar umat Islam senantiasa menjaga keikhlasan dalam memberi, serta tidak menunggu saat lapang atau berlebihan untuk berbagi.