Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BANDAR LAMPUNG – Masjid di Kelurahan
Way Lunik, Kecamatan Panjang, Kota
Bandar Lampung, menjadi saksi pelaksanaan kegiatan bertajuk "
Mutiara dari Mulut Nabi" pada pekan ini.
Kegiatan yang diikuti oleh kelompok ibu-ibu dari komunitas Gerakan Perempuan Sholehah (
GPS) ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman terhadap ajaran
Nabi Muhammad SAW, khususnya melalui ucapan dan keteladanan beliau.Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk pembinaan spiritual dan pembekalan karakter kepada para peserta, agar mampu mengamalkan nilai-nilai Islam secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga:
Para ibu-ibu
GPS tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang meliputi kajian tematik, diskusi kelompok, dan refleksi ayat serta hadits tentang sifat-sifat Rasulullah."
Nabi Muhammad SAW adalah teladan terbaik dalam berbicara dan berinteraksi. Melalui kegiatan ini, kami ingin belajar bagaimana meneladani tutur kata beliau yang lembut, jujur, dan penuh hikmah," ujar salah satu panitia kegiatan.
Dalam materi yang disampaikan oleh narasumber, dikupas tuntas bagaimana Rasulullah SAW menggunakan lisannya sebagai sarana dakwah, pendidikan, dan pembentukan akhlak umat. Mulut
Nabi Muhammad SAW, yang dikenal bersih dari kebohongan dan cercaan, menjadi saluran utama penyampaian wahyu Allah SWT kepada umat manusia.
Beberapa karakteristik mulut Rasulullah yang disorot dalam kegiatan ini antara lain:- Kejujuran: Nabi dikenal sebagai Al-Amin (yang terpercaya), tidak pernah berbohong sejak muda hingga wafat.
- Kelembutan: Beliau menyampaikan pesan dengan cara yang tidak menyakiti hati, bahkan kepada musuh-musuhnya.- Kebijaksanaan: Kata-kata beliau senantiasa mengandung hikmah dan tepat sasaran dalam menyampaikan kebenaran.
Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan komunitas bagi para ibu-ibu
GPS. Melalui diskusi dan interaksi dalam suasana keagamaan, para peserta tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga mempererat hubungan emosional dan spiritual sesama anggota.
"Dengan memahami mutiara kata dari Rasulullah, kita belajar menjadi muslimah yang lebih sabar, bijak dalam bertutur, dan menjaga lisan dari hal-hal yang sia-sia," kata salah satu peserta.Pihak panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari pembinaan akhlak dan penguatan nilai-nilai keislaman di kalangan masyarakat, khususnya perempuan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membangun lingkungan yang harmonis dan religius. Dengan menghidupkan kembali nilai-nilai yang diajarkan
Nabi Muhammad SAW dalam bertutur dan bertindak, ibu-ibu
GPS ingin menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Sebagaimana disebut dalam Al-Quran dan Hadits,
Nabi Muhammad SAW merupakan uswatun hasanah (teladan yang baik) dalam segala aspek kehidupan. Melalui kegiatan "
Mutiara dari Mulut Nabi", semangat untuk meneladani beliau dihidupkan kembali sebagai bagian dari upaya menumbuhkan karakter umat yang santun, jujur, dan bermartabat.*
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.