Ayat ini menjadi dasar kuat bahwa doa adalah bagian tak terpisahkan dari ibadah seorang Muslim.
Dalam riwayat Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW disebut paling sering melafalkan doa tersebut. Kesederhanaan lafaznya justru menjadi keutamaan, karena mencakup hajat manusia baik di dunia maupun akhirat.
Doa Kebaikan Dunia Akhirat Berikut bacaan doa sesuai hadis yang diriwayatkan Muttafaq 'Alaih:
Arab: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ Latin: Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa 'adzaaban naar. Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka."
Dalam Buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah karya Abdullah Zaedan, disebutkan doa kebaikan dunia akhirat dalam redaksi lain yang lebih panjang, berisi permohonan perbaikan agama, kehidupan dunia, dan akhirat.
Arab: اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِيْنِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي... Latin: Allahumma ashlih lii diinilladzii huwa 'ishmatu amrii… Artinya: "Ya Allah, perbaikilah urusan agamaku yang menjadi pegangan hidupku… Jadikan hidup sebagai kesempatan menambah amal dan wafat sebagai istirahat dari segala keburukan." (HR Muslim)
Mengutip Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ustaz Zacky El Syafa, doa ini memiliki sejumlah keutamaan, antara lain: -Memohon ketentraman, kesehatan, dan kecukupan rezeki. -Meminta kebaikan dalam bentuk rumah yang nyaman, pasangan saleh/shalihah, serta ilmu yang bermanfaat. -Memohon keselamatan dari keburukan dunia dan akhirat. -Memohon surga dan dijauhkan dari seluruh keburukan.
Doa sapu jagat tetap menjadi amalan utama bagi umat Islam karena maknanya yang menyeluruh dan sesuai dengan kebutuhan hidup manusia dari awal hingga akhir.*
(d/dh)
Editor
: Adam
Doa Kebaikan Dunia Akhirat yang Diajarkan Nabi SAW dan Khasiatnya