8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA- Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK), menanggapi santai pertemuan antara pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Menurut RK, dinamika pertemuan antar tokoh politik dan perubahan arah dukungan adalah hal yang wajar dalam dunia politik.
Ditemui di kawasan Cengkareng, Jakarta Timur, pada Sabtu (16/11/2024), RK menjelaskan bahwa perubahan dukungan di dunia politik sering kali terjadi dan itu bukanlah sesuatu yang perlu dipermasalahkan.
“Dalam politik, gusar-geser dukungan itu biasa,” ujar Ridwan Kamil dengan nada santai saat menjawab pertanyaan wartawan. Pernyataan ini merujuk pada berbagai pertemuan politik yang belakangan ini terjadi menjelang Pilgub DKI Jakarta 2024.
RK juga menyinggung salah satu wilayah di Jakarta Utara, yakni Kampung Tanah Merah, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu basis pendukung Anies Baswedan. Ia mengungkapkan bahwa dukungan dari warga Kampung Tanah Merah kini telah beralih ke pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 1, Ridwan Kamil dan Suswono.
“Di Tanah Merah aja dulu kemarin mendukung 03 (Pramono-Rano), sekarang baliknya ke 01 misalkan gitu ya. Kemudian ada kader-kader partai tertentu juga ke kami bertemu menyampaikan dukungan. Nah itu mah biasa di dalam (mendukung),” ujar RK.
Meskipun ada berbagai pertemuan antar tokoh dan perubahan arah dukungan, Ridwan Kamil menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terlalu fokus pada hal-hal tersebut. Ia lebih memilih untuk terus berkonsentrasi pada penyampaian program-program konkret kepada masyarakat Jakarta.
“Saya tidak ingin terlalu fokus pada pertemuan-pertemuan antar tokoh yang dikaitkan dengan arah dukungan. Saya lebih ingin fokus pada program-program yang kami tawarkan untuk Jakarta,” tegasnya.
Lebih lanjut, RK menjelaskan bahwa saat ini ia tengah fokus mengedepankan berbagai program pembangunan yang berfokus pada kesejahteraan warga, perbaikan infrastruktur, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Jakarta, khususnya dalam hal kesehatan, pendidikan, dan lingkungan hidup.
Menurutnya, dinamika politik menjelang Pemilihan Gubernur Jakarta 2024 sangatlah biasa, dan tidak perlu dibesar-besarkan. Ia mengimbau kepada seluruh pihak untuk tetap menjaga situasi yang kondusif menjelang Pilkada, serta lebih banyak mendiskusikan program dan visi yang bisa membawa Jakarta menjadi lebih baik.
(JOHANSIRAIT)
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA