Terungkap di Sidang, Eks Pejabat Bea Cukai Akui Ada Instruksi "Bersih-bersih" Jelang OTT KPK
JAKARTA Fakta baru terungkap dalam persidangan dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Manta
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR – Puncak musim kemarau yang melanda Kabupaten Aceh Besar mulai berdampak pada kehidupan masyarakat.
Selain menyebabkan ribuan hektare lahan pertanian mengalami kekeringan, pasokan air bersih di Kecamatan Pekan Bada juga mulai mengalami krisis.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah lahan pertanian tampak kering.Baca Juga:
Tanah sawah mulai retak akibat minimnya pasokan air, sementara warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga Pekan Bada, Pak Tarjo, mengatakan pasokan air bersih dari PDAM Tirta Montala tidak lagi mencukupi kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, sumber air yang melayani Kecamatan Darul Imarah dan Pekan Bada berasal dari Mata Ie yang debit airnya terus menurun akibat kemarau.
"Air Bersih yang di salurkan oleh PDAM Tirta Montala sudah tidak mencukupi, sumber air PDAM untuk Kecamatan Darul Imarah dan Pekan Bada adalah dari Mata Ie (Mata Air) yang kini debet air nya berkurang, sehingga warga Pekan Bada yang di ujung air nya mengecil dan harus menunggu air dari pukul 00.00 dinihari sampai pukul 05.00 subuh itu pun tidak mencukupi, karena air yang masuk tidak sempurna," kata Pak Tarjo.
Kondisi serupa juga dirasakan Edi Rahmadi, warga Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada.
Ia mengaku sudah hampir sepekan harus begadang setiap malam demi menunggu air mengalir ke rumahnya.
"Sudah seminggu begadang menunggu datang nya air PAM, air hanya cukup untuk ber Wudhu'," ujarnya.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama PDAM Tirta Montala segera mengambil langkah darurat untuk mengatasi persoalan tersebut.
Salah satu solusi yang diusulkan masyarakat adalah pembangunan sumur bor di sejumlah titik di Kecamatan Pekan Bada agar kebutuhan air bersih tetap terpenuhi selama musim kemarau.
JAKARTA Fakta baru terungkap dalam persidangan dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Manta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/7/2026), guna membahas la
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa (28/
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Put
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memperkuat
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab seluruh ti
PEMERINTAHAN
TAPANULI UTARA Sebuah unggahan di media sosial yang menyebut seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial DRS dipecat oleh Pemerintah K
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah kebijakan efisiensi anggar
PEMERINTAHAN
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (AS
PEMERINTAHAN
TANJAB TIMUR Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Jabung Timur memusnahkan barang bukti berupa hampir 4,8 ton bawang merah ilegal yang didu
HUKUM DAN KRIMINAL