BREAKING NEWS
Selasa, 27 Januari 2026

Isra’ Mikraj, Ustaz Nurkhalis Muchtar Tegaskan Shalat Kunci Kedamaian Pribadi dan Bangsa

T.Jamaluddin - Jumat, 16 Januari 2026 13:52 WIB
Isra’ Mikraj, Ustaz Nurkhalis Muchtar Tegaskan Shalat Kunci Kedamaian Pribadi dan Bangsa
Ustaz Dr. Nurkhalis Muchtar Lc MA. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH BESAR – Memperingati Isra' Mikraj, pesan penting bagi umat Islam adalah menjadikan shalat sebagai sarana menghadirkan kedamaian, baik untuk diri pribadi, masyarakat, maupun bangsa.

Hal ini disampaikan Ustaz Dr. Nurkhalis Muchtar Lc MA dalam khutbah Jumat di Masjid As-Sajidin, Komplek Tanjung, Kecamatan Ingin Jaya, Jumat (16/1/2026), bertepatan dengan 27 Rajab 1447 H.

Menurut dosen Pascasarjana IIQ Jakarta ini, peristiwa Isra' Mikraj merupakan mukjizat yang dialami Rasulullah SAW, ketika beliau diperjalankan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjid al-Aqsa, hingga menembus langit sampai Sidratul Muntaha, didampingi malaikat Jibril dan Mikail.

Baca Juga:

Dalam perjalanan itu, Rasulullah menyaksikan berbagai fenomena luar biasa yang menunjukkan keagungan Allah SWT.

"Substansi utama Isra' Mikraj adalah kewajiban shalat lima waktu. Karena yang pertama diperhitungkan di hari kiamat adalah shalat," tegas Nurkhalis Muchtar, penulis buku 55 Ulama Kharismatik Aceh.

Ia menekankan hadis riwayat Abu Hurairah, yang menyebut shalat sebagai amalan pertama yang diperiksa di hari kiamat: jika baik, membawa keberuntungan; jika rusak, membawa kerugian.

Shalat, kata Ustaz Nurkhalis, tercantum lebih dari seratus kali dalam Al-Qur'an, baik sebagai perintah, pujian, maupun ancaman bagi yang meninggalkannya.

Rasulullah SAW juga menegaskan pentingnya menjaga shalat hingga akhir hayat.

Awalnya, shalat diwajibkan sebanyak 50 waktu, namun setelah permintaan Rasulullah, Allah memberikan keringanan menjadi lima waktu sehari, namun pahala tetap setara 50 waktu.

"Lima waktu sehari semalam ini sama nilainya dengan lima puluh waktu," ujarnya, merujuk hadits qudsi riwayat Bukhari-Muslim.

Ustaz Nurkhalis menekankan bahwa shalat bukan sekadar ritual individu, tetapi juga sarana membangun kedamaian sosial dan peradaban.

"Melalui shalat, kita dapat menebarkan pesan kedamaian kepada seluruh makhluk, sehingga tercipta masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," jelasnya.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
150 Umat Islam Rayakan Isro’ Wal Mi’roj di Denpasar, Babinsa Pastikan Acara Berlangsung Aman dan Khidmat
Isra Miraj: Pertemuan Nabi Muhammad dan Nabi Musa di Langit Keenam Jadi Awal Salat Lima Waktu
Kontroversi Stand Up Comedy: Habib Rizieq Soroti Materi Pandji Pragiwaksono
7 Adab Wajib di Masjid yang Perlu Diketahui Setiap Muslim
Siapa 70 Ribu Orang yang Masuk Surga Tanpa Hisab? Ini Penjelasan Hadis Nabi
Kapan 1 Syaban dan Nisfu Syaban 2026? Ini Jadwal Lengkapnya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru