Kewajiban tersebut ditegaskan dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 183 dan 185, yang memerintahkan orang beriman untuk berpuasa sebagai sarana meraih ketakwaan serta menegaskan adanya keringanan bagi orang sakit dan musafir.
Selain Al-Qur'an, kewajiban puasaRamadan juga ditegaskan dalam hadits Nabi Muhammad SAW yang menyebut puasaRamadan sebagai salah satu dari lima rukun Islam. Rukun Puasa Ramadan
Puasa Ramadan diwajibkan bagi umat Islam yang memenuhi sejumlah syarat, di antaranya beragama Islam, balig, berakal, sehat, mampu secara fisik, tidak sedang dalam perjalanan jauh (musafir), serta bagi perempuan dalam kondisi suci dari haid dan nifas.
Bagi orang sakit atau musafir, puasaRamadan dapat ditinggalkan sementara dan wajib diganti pada hari lain.
Sementara bagi orang lanjut usia atau yang tidak mampu secara permanen, terdapat ketentuan fidyah sesuai syariat.
Agar puasa dinilai sah, seseorang harus memenuhi beberapa syarat, di antaranya berniat puasa, beragama Islam, suci dari haid dan nifas, serta menjalankan puasa pada hari yang diperbolehkan.