Muhammad Shalihun Amri saat memberikan tausyiah singkat pada malam ke-6 Ramadan di Masjid Isti’adah, Jalan Amal, Medan, Senin (23/02/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Ia menekankan bahwa Ramadan adalah bulan penuh keberkahan, kebersamaan, dan kemuliaan.
Menurutnya, keistimewaan Ramadan antara lain ditandai dengan pintu neraka yang ditutup dan pintu surga yang dibuka, serta kesempatan mensucikan diri melalui ibadahpuasa dan membayar zakat fitrah.
"Allah menjadikan bulan suci Ramadan mensucikan diri setelah membayar zakat fitrah," tambahnya.
Di penghujung tausyiahnya, ustad Shalihun berpesan agar jamaah tidak menyia-nyiakan waktu di bulan Ramadan.
"Ramadan didatangkan untuk mengampunkan dosa kita," tutupnya.
Kegiatan tausyiah ini menjadi momentum refleksi spiritual bagi warga Medan, sekaligus mengingatkan pentingnya memaknai Ramadan dengan penuh kesungguhan dan amal kebaikan.*
(ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Tausyiah Malam ke-6 Ramadan di Medan: Pintu Surga Dibuka, Pintu Neraka Ditutup