BREAKING NEWS
Kamis, 19 Maret 2026

LF PBNU Prediksi Idulfitri Jatuh pada 21 Maret 2026, Hilal Masih di Bawah Kriteria Rukyah

Nurul - Rabu, 18 Maret 2026 21:50 WIB
LF PBNU Prediksi Idulfitri Jatuh pada 21 Maret 2026, Hilal Masih di Bawah Kriteria Rukyah
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Dalam hal ini, 1 Syawal 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

"Apabila hilal tidak terlihat dalam rukyatul hilal, maka Nahdlatul Ulama akan mendorong pemerintah Republik Indonesia untuk menetapkan istikmal Ramadan sehingga 1 Syawal 1447 H berpotensi jatuh pada Sabtu Pahing, 21 Maret 2026," kata LF PBNU.

Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa Idulfitri 1447 H jatuh pada 20 Maret 2026 berdasarkan hasil hisab yang mereka lakukan.

Penetapan ini tertuang dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.

Perbedaan dalam penentuan awal bulan Hijriah antara Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama sering terjadi setiap tahunnya.

Hal ini disebabkan oleh perbedaan metode yang digunakan kedua organisasi dalam menentukan awal bulan, yaitu hisab (perhitungan astronomi) yang digunakan Muhammadiyah, dan rukyah (pengamatan langsung) yang digunakan Nahdlatul Ulama.*


(cn/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jelang Idulfitri, Harga Pangan Melampaui HET? Produsen Bisa Dikenakan Sanksi Pidana
Kemenpar Terbitkan Surat Edaran Jamin Keamanan Wisata Selama Libur Lebaran 2026, Begini Isinya
Warga Medan Bisa Titipkan Kendaraan di Kantor Polisi Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Syaratnya!
Pemerintah Pastikan Pasokan Pangan Cukup untuk Nyepi dan Idulfitri, Harga Terkendali
Wali Kota Tanjungbalai Lakukan Sidak Pasar dan Toko Jelang Idul Fitri: Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok dan Keamanan Produk
Maulana Muttaqin Gantikan Sahlan Marpaung Pimpin MPM PWM Sumut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru