BREAKING NEWS
Jumat, 10 April 2026

Tak Selalu Lewat Mimpi, Ternyata Ini Cara Allah SWT Menjawab Sholat Istikharah Saat Bingung Pilih Jalan Hidup

Adam - Jumat, 10 April 2026 10:08 WIB
Tak Selalu Lewat Mimpi, Ternyata Ini Cara Allah SWT Menjawab Sholat Istikharah Saat Bingung Pilih Jalan Hidup
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Sholat istikharah merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam ketika dihadapkan pada pilihan atau kebimbangan dalam mengambil keputusan hidup.

Ibadah ini dilakukan sebagai bentuk permohonan petunjuk kepada Allah SWT agar diberikan jalan terbaik.

Dasar pelaksanaan sholat istikharah merujuk pada hadis riwayat Bukhari, di mana Rasulullah SAW mengajarkan para sahabat untuk mengerjakan sholat dua rakaat ketika menghadapi suatu urusan penting.

Baca Juga:

"Jika kalian ingin melakukan suatu urusan, maka kerjakanlah sholat sunnah dua rakaat," demikian sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadis tersebut.

Secara bahasa, istikharah berarti meminta kebaikan atas suatu pilihan.

Amalan ini dilakukan untuk memantapkan hati dalam menentukan keputusan, baik dalam urusan pekerjaan, jodoh, maupun persoalan kehidupan lainnya.

Tanda Jawaban Sholat Istikharah

Menurut berbagai literatur keislaman, termasuk Manfaat Sholat Perspektif Kesehatan Mental dan Spiritual, jawaban dari sholat istikharah umumnya tidak datang dalam bentuk langsung seperti mimpi, melainkan berupa kemantapan hati terhadap salah satu pilihan.

Pilihan yang dianggap baik biasanya akan terasa lebih mudah dijalani, sementara pilihan lain justru terasa terhambat atau tidak dimudahkan.

Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya, menegaskan bahwa setelah beristikharah seseorang dianjurkan untuk berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT tanpa terus-menerus menunggu tanda tertentu.

"Kalau sudah istikharah, lepas saja. Kalau itu memang milik Anda, maka akan sampai," ujarnya dalam sebuah ceramah yang dikutip dari kanal Al Bahjah TV.

Menurutnya, bentuk kemudahan dalam proses pengambilan keputusan sering kali menjadi tanda petunjuk, bukan semata-mata mimpi atau isyarat tertentu.

Sholat istikharah dilakukan dua rakaat sebagaimana sholat sunnah pada umumnya, dengan dengan niat sholat istikharah dan bacaan tertentu yang dianjurkan, seperti Surah Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua.

Ini bacaan niat sholat istikharah:

أصلى سنة الإستخارة ركعتين لله تعالى
Usholli sunnatal istikharati rak'ataini lillaahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat sholat istikharah dua rakaat karena Allah ta'ala."

Setelah sholat, umat Islam dianjurkan membaca doa istikharah yang berisi permohonan agar Allah SWT memberikan pilihan terbaik dan menjauhkan dari pilihan yang buruk.

Berikut bacaannya yang dinukil dari buku Sukseskan Bisnismu dengan 21 Amalan Sunnah yang Terbukti Dahsyat karya Ahmad Jarifin.


اللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ خَيْرٌ لِي فِي دِينِيْ وَدُنْيَايَ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ وَعَـاجِلِهِ وَآجِـلِهِ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَبَارِكْ لِي فِيهِ ثُمَّ يَسِّرْهُ لِي وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الْأَمْرَ شَرٌّ لِي فِي دِينِيْ وَدُنْيَايَ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ عَاجِلِهِ وَآجِـلِهِ فَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاقْدُرْ لِي الْخَيْرَ أَيْنَـــمَا كَانَ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ وَ صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Allâhumma shalli wa sallim 'alâ sayyidina muḫamamdin, Alḫamdulillâhi rabbil 'âlamîn. Allâhumma innî astakhîruka bi 'ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa lâ aqdiru, wa ta'lamu wa lâ a'lamu, wa anta 'allâmul ghuyûb. Allahumma fa-in kunta ta'lamu hâdzal amra khairun lî fî dînî wa dun-yâya wa 'âqibati amrî 'âjilihi wa âjilihi faqdurhu lî wa bârik lî fîhi tsumma yassirhu lî. Wa in kunta ta'lamu anna hâdzal amra syarrun lî fî dînî wa dun-yâya wa 'âqibati amrî 'âjilihi wa âjilihi fashrifnî 'anhu washrfhu 'annî waqdur liyal khaira ainamâ kânû innaka 'alâ kulli syai-in qadîr. Wa shallallâhu 'alâ sayyidina muḫamamdin, walḫamdulillâhi rabbil 'âlamîn.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku beristikharah dengan pengetahuan-Mu, aku memohon kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan sementara aku tidak mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak tahu. Engkaulah yang mengetahui perkara yang gaib.

Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku dalam bagi agamaku, kehidupanku, akhir urusanku, duniaku, dan akhiratku, maka takdirkanlah hal tersebut untukku. Mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, kehidupan, akhir urusanku, duniaku, dan akhiratku, maka palingkanlah aku darinya dan palingkanlah dia dariku. Takdirkanlah yang terbaik untukku apa pun keadaannya. Sesungguhnya Engkau Yang Maha Bisa atas segala sesuatu."

Doa istikharah menegaskan sikap tawakal seorang hamba kepada Tuhannya, dengan keyakinan bahwa hanya Allah SWT yang mengetahui mana yang terbaik bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Dengan demikian, sholat istikharah bukan hanya ritual ibadah, tetapi juga bentuk spiritual untuk menenangkan hati dalam mengambil keputusan penting.*


(d/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
MTQ ke-58 Tanjungbalai Segera Digelar, Wali Kota Minta Semua Pihak Siap
Menelusuri Sejarah Masuknya Islam di Indonesia: Antara Gujarat, Persia, Arab, dan Tiongkok
Ujian Praktik Berubah Petaka, Pelajar di Siak Tewas di Tempat
Prabowo Berani Turunkan Biaya Haji di Tengah Lonjakan Harga Avtur
Biaya Penerbangan Haji 2026 Berpotensi Naik hingga Rp50,8 Juta, Presiden Prabowo Minta Jangan Dibebankan ke Jemaah
Takdir Mubram dan Muallaq: Memahami Ketetapan Allah dan Peran Usaha Manusia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru