Rentetan Kecelakaan KA, Istana Minta Evaluasi Total Perlintasan Sebidang dan Sistem Keselamatan
JAKARTA Istana melalui Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman merespons rentetan kecelakaan kereta api yang terjadi dalam beberapa
NASIONAL
BANDA ACEH – Kajian mengenai sejarah kelahiran Nabi Muhammad dalam tradisi masyarakat Arab menjadi bahasan utama dalam pengajian rutin Ahad Subuh yang digelar di Masjid Tgk Jakfar Hanafiah, Kampus UNMUHA Banda Aceh, Minggu (2/5/2026).
Pengajian yang disampaikan oleh Ustaz Aslam Nur tersebut mengupas bagaimana Rasulullah SAW lahir dan dibesarkan dalam tradisi masyarakat Mekah pada masa itu. Ia menjelaskan, salah satu kebiasaan masyarakat Arab adalah menitipkan bayi yang baru lahir kepada wanita-wanita di pedalaman.
"Lingkungan kota saat itu dianggap kurang ideal untuk pertumbuhan anak, baik dari sisi kesehatan maupun pembentukan karakter," ujar Aslam dalam ceramahnya.Baca Juga:
Dalam penjelasannya, Rasulullah SAW dititipkan kepada Halimatus Sa'diyah dari Bani Sa'ad. Ia menyebut, keputusan tersebut membawa banyak keberkahan bagi keluarga Halimah, mulai dari kecukupan air susu hingga meningkatnya kesejahteraan ternak mereka.
"Sejak mengasuh Rasulullah, kehidupan Halimah berubah menjadi lebih baik dan penuh keberkahan," katanya.
Aslam juga mengisahkan bahwa setelah masa pengasuhan, Rasulullah SAW sempat dikembalikan kepada ibundanya, Siti Aminah, sebelum akhirnya kembali lagi ke keluarga setelah terjadi peristiwa pembelahan dada oleh malaikat.
Lebih lanjut, ia membandingkan tradisi pengasuhan anak pada masa lalu dengan kondisi saat ini. Menurutnya, praktik penitipan anak masih terjadi, namun dengan latar belakang yang berbeda.
"Kalau dulu karena alasan kesehatan lingkungan dan pembentukan karakter, sekarang lebih banyak karena keterbatasan waktu orang tua," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Aslam turut mengulas pandangan Muhammadiyah terkait konsep keluarga. Ia menegaskan, dalam konsep Keluarga Sakinah Muhammadiyah, peran ibu sangat strategis dan tidak bisa digantikan sepenuhnya.
Ia menyebut, ibu memiliki lima peran utama, yakni sebagai pendidik pertama (ummul madrasah), mitra setara dalam rumah tangga, pengelola ketahanan keluarga, agen dakwah, serta penjaga nilai sakinah, mawaddah, dan rahmah.
"Peran ibu bukan sekadar domestik, tetapi juga mencakup fungsi pendidikan, spiritualitas, hingga sosial di tengah masyarakat," ujarnya.
Pengajian tersebut diikuti oleh jamaah dari berbagai kalangan dan menjadi bagian dari upaya penguatan nilai-nilai keislaman serta ketahanan keluarga di tengah dinamika kehidupan modern.*
JAKARTA Istana melalui Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman merespons rentetan kecelakaan kereta api yang terjadi dalam beberapa
NASIONAL
LABUHANBATU SELATAN Bupati Fery Sahputra Simatupang menunjukkan respons cepat terhadap warga terdampak bencana angin kencang di Lingkung
PERISTIWA
LABUHANBATU SELATAN Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Kabupaten Labuhanbatu Selatan berlangsung penuh semangat kebersamaan. Ke
EKONOMI
BANDA ACEH Kajian mengenai sejarah kelahiran Nabi Muhammad dalam tradisi masyarakat Arab menjadi bahasan utama dalam pengajian rutin Aha
AGAMA
ACEH TENGGARA Suasana kebersamaan dan kepedulian tampak di Lapangan Apel Mapolres Aceh Tenggara usai pelaksanaan apel pagi, Senin (20/4/
NASIONAL
TEBING TINGGI Bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, 1 Mei 2026, rombongan Komunitas Sedekah Jum&039at (K
NASIONAL
BANDA ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Aceh pada hari ini didominasi hujan ringan
NASIONAL
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Sumatera Utara pada hari ini didominasi hujan ri
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari ini didominasi kondisi b
NASIONAL
BANDUNG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jawa Barat pada hari ini didominasi hujan ring
NASIONAL