Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, termasuk melaksanakan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah yang memiliki keutamaan besar menjelang Hari Raya Idul Adha.
Puasa Tarwiyah dilaksanakan setiap tanggal 8 Zulhijah, sedangkan puasa Arafah dilakukan pada 9 Zulhijah.
Kedua puasa sunnah ini dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Baca Juga:
Merujuk Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan Kementerian Agama, Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Jika merujuk pada jadwal tersebut, maka puasa Tarwiyah diperkirakan berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026, dan puasa Arafah pada Selasa, 26 Mei 2026.
Namun demikian, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia belum menetapkan secara resmi awal Zulhijah 1447 Hijriah.
Penetapan akan dilakukan melalui sidang isbat pada akhir bulan Zulkaidah.
Pengertian Puasa Tarwiyah dan Arafah
Dalam buku Buku Pintar Agama Islam karya Abu Aunillah Al-Baijury dijelaskan bahwa umat Islam dianjurkan menjalankan puasa sunnah pada 8 dan 9 Zulhijah sebelum Idul Adha.
Puasa pada 8 Zulhijah dikenal sebagai puasa Tarwiyah, sementara puasa pada 9 Zulhijah disebut puasa Arafah karena bertepatan dengan momen wukuf jamaah haji di Padang Arafah.
Kedua puasa ini diperuntukkan bagi umat Muslim yang tidak sedang menjalankan ibadah haji.
Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Arafah
Merujuk buku Fiqih Puasa karya Thoat Stiawan dan tim, tata cara pelaksanaannya sama seperti puasa sunnah lainnya.
Beberapa tahapan yang dianjurkan antara lain:
- Membaca niat puasa
- Makan sahur
- Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa
- Menjaga ucapan dan perilaku
- Memperbanyak doa dan zikir
- Berbuka puasa sesuai sunnah, seperti dengan kurma dan air putih
Niat Puasa Tarwiyah
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyatin sunnatan lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Saya berniat puasa Tarwiyah sunnah karena Allah Ta'ala."
Niat Puasa Arafah
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma arafata sunnatan lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Saya berniat puasa Arafah sunnah karena Allah Ta'ala."
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
Dalam hadis riwayat Sahih Bukhari, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa amalan pada sepuluh hari pertama Zulhijah sangat dicintai Allah.
Sementara itu, keutamaan puasa Arafah disebutkan dalam hadis riwayat Sahih Muslim, yang menyebut puasa tersebut dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Momentum puasa Tarwiyah dan Arafah menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.*
(d/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.