Kenapa Disebut Doa Sapu Jagat? Ini Asal Sebutan dan Makna Doanya
JAKARTA Doa Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina &039adzaban nar tentu sudah tidak asing bagi umat Islam. D
AGAMA
JAKARTA - Dalam ajaran Islam, dikenal adanya penyakit yang tidak kasatmata namun diyakini dapat memberi dampak pada seseorang, yakni penyakit ain.
Dalam sejumlah literatur keislaman, penyakit ini dipahami sebagai dampak dari pandangan mata yang disertai rasa kagum berlebihan tanpa mengingat Allah SWT, atau pandangan yang dilandasi rasa iri dan dengki.
Secara bahasa, ain berasal dari kata Arab yang berarti "melihat".Baca Juga:
Dalam konteks istilah, ain merujuk pada pandangan seseorang yang disertai hasad (kedengkian) sehingga dapat menimbulkan mudarat pada orang yang dilihat.
Pandangan tersebut tidak selalu menimbulkan dampak, namun dalam keyakinan Islam, dapat menjadi sebab terjadinya gangguan pada orang yang menjadi sasaran pandangan tersebut.
Sejumlah ulama, termasuk Ibnul Qayyim, menjelaskan bahwa ain bersumber dari jiwa yang tidak bersih dan dapat memengaruhi objek yang dilihat, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menegaskan bahwa ain adalah sesuatu yang nyata dan dapat berdampak pada manusia.
Dalam pandangan sebagian ulama, terdapat sejumlah gejala yang kerap dikaitkan dengan seseorang yang diduga terkena ain, apabila tidak ditemukan penyebab medis.
Di antaranya sakit kepala yang berpindah-pindah, wajah pucat, mudah berkeringat, nafsu makan menurun, rasa lemas, gangguan tidur, hingga perasaan cemas atau tertekan tanpa sebab yang jelas.
Selain itu, gejala lain yang juga disebutkan meliputi detak jantung tidak teratur, rasa nyeri yang berpindah pada tubuh, kecenderungan menyendiri, serta kondisi emosional yang tidak stabil.
Untuk mencegah dampak yang dikaitkan dengan ain, umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir dan doa perlindungan kepada Allah SWT, serta membaca doa keberkahan ketika melihat sesuatu yang mengagumkan.
Salah satu doa yang diajarkan adalah memohon keberkahan agar hal yang dikagumi tidak menimbulkan mudarat bagi diri orang lain.
Selain itu, menjaga sikap rendah hati dan tidak berlebihan dalam menampilkan sesuatu yang dapat memicu kekaguman juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dalam ajaran Islam.
Dalam sejumlah riwayat, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa perlindungan untuk anak-anak agar terhindar dari gangguan, termasuk dari pandangan yang membawa mudarat.
Pemahaman mengenai ain dalam Islam menjadi bagian dari ikhtiar spiritual umat untuk menjaga diri dari hal-hal yang tidak terlihat namun diyakini memiliki dampak dalam kehidupan sehari-hari.*
(d/ad)
JAKARTA Doa Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina &039adzaban nar tentu sudah tidak asing bagi umat Islam. D
AGAMA
SUMATERA UTARA Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyatakan siap memperkuat koordinasi dan pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di lingkungan Pemerintah Kota Tanjung
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri Haul ke25 Allahuyarham Syekh H. Mustafa BS Rokan sekaligus Pameran
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima kunjungan Tim Monitoring Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PK
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menerima audiensi pengurus GPdI (Gereja Pantekosta di Indonesia) di ling
PEMERINTAHAN
BATAM Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang menghadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Reg
PEMERINTAHAN
JAKARTA TIMUR Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima Tanda Penghargaan Lencana Melati dari Ketua Kwartir Nasional (
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Asahan Tahun 2026. P
PEMERINTAHAN
ASAHAN Tim Evaluasi Lomba Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 mela
PEMERINTAHAN