Viral di Google Maps, Rumah Jokowi Kini Dijuluki “Tembok Ratapan Solo”
SOLO Kediaman Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Jalan Kutai Utara No 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, mendadak menjad
NASIONAL
JAKARTA -Presiden Prabowo Subianto telah resmi mengumumkan susunan Kabinet Merah Putih yang mencakup menteri dan wakil menteri pilihan, termasuk menunjuk Edward Omar Sharif Hiariej, atau lebih dikenal dengan Eddy Hiariej, sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM. Penunjukan ini menimbulkan berbagai reaksi, terutama mengingat latar belakang hukum yang menyertai Eddy.
Eddy Hiariej sebelumnya menjabat sebagai Wamenkumham di era Presiden Joko Widodo. Namun, kariernya sempat terhambat ketika KPK menetapkan dirinya sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi yang diduga melibatkan uang senilai Rp 8 miliar. Kasus tersebut berkaitan dengan pengurusan administrasi di Kementerian Hukum dan HAM, serta dugaan janji pemberian SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) di Bareskrim.
Sempat menghadapi status tersangka, Eddy menggugat keputusan KPK melalui sidang praperadilan, dan berhasil mengugurkan status tersebut. Ia berpendapat bahwa tindakan KPK tidak sesuai dengan prosedur dan melanggar hukum. “Status saya sebagai tersangka sudah saya challenge di Pengadilan Jakarta Selatan, dan putusan tanggal 30 Januari 2024 membatalkan status saya sebagai tersangka,” ungkap Eddy saat memberikan keterangan kepada media pada April 2024.
Namun, pengangkatan Eddy Hiariej kembali mengundang perhatian dari berbagai kalangan, terutama dari aktivis antikorupsi. Jogja Corruption Watch (JCW) mendesak KPK untuk menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru yang dapat menetapkan Eddy sebagai tersangka kembali. Aktivis JCW, Baharuddin Kamba, menegaskan bahwa putusan praperadilan tidak dapat diajukan banding, namun KPK masih memiliki kewenangan untuk mengajukan kembali status tersangka dengan dua alat bukti baru.
“Ketentuan tersebut mengatur bahwa sah atau tidaknya penetapan tersangka tidak menggugurkan tindak pidana. Penyidik dapat menetapkan kembali seseorang sebagai tersangka dengan sedikitnya dua alat bukti baru,” ujar Kamba. Ia juga menambahkan bahwa dalam kasus ini, pengalaman KPK dalam menangani kasus serupa, seperti yang terjadi pada eks Ketua DPR RI Setya Novanto, menunjukkan bahwa mekanisme tersebut dapat diterapkan.
Dengan pengangkatan Eddy Hiariej, banyak yang mempertanyakan dampaknya terhadap komitmen pemerintahan Prabowo dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Beberapa kalangan khawatir bahwa keberadaan Eddy dalam kabinet justru akan menjadi resistensi terhadap program tersebut. Eddy, meskipun sudah mendapatkan dukungan dari presiden, masih harus berhadapan dengan pandangan skeptis dari masyarakat dan lembaga antikorupsi.
Sementara itu, Prabowo Subianto, dalam pengumuman kabinetnya, menegaskan pentingnya memilih tokoh-tokoh yang memiliki integritas dan pengalaman untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Namun, pertanyaan mengenai integritas Eddy tetap menjadi sorotan, dan bagaimana hal ini akan memengaruhi kebijakan di Kementerian Hukum dan HAM ke depan.
Dengan demikian, pengangkatan Eddy Hiariej sebagai Wakil Menteri Hukum dan HAM tidak hanya membawa harapan bagi reformasi hukum, tetapi juga tantangan baru dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang baru dibentuk. Seiring berjalannya waktu, perkembangan selanjutnya terkait kasus hukum Eddy Hiariej dan respons dari KPK akan sangat dinanti, terutama oleh kalangan yang mengawasi upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
(N/014)
SOLO Kediaman Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Jalan Kutai Utara No 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, mendadak menjad
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., memimpin langsung Pelaksanaan Tradisi Kenduri Mogang dan Mandi Balimau Kabu
SENI DAN BUDAYA
KISARAN Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan yang terdiri dari Bupati Asahan yang diwakili Sekretaris Daerah K
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Seorang pria bernama Heri Irawan (24) ditemukan tewas dengan kondisi tubuh rusak parah setelah tertemper kereta api di perlin
PERISTIWA
JAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa Ramadan 1447 Hij
AGAMA
JAKARTA Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yudi Purnomo Harahap, menegaskan bahwa mantan Presiden RI ke7, Joko Widodo (Jo
POLITIK
JAKARTA Apple mulai menapaki langkah nyata dalam menghadirkan enkripsi endtoend (E2EE) untuk pesan RCS di iPhone. Dukungan ini hadir p
SAINS DAN TEKNOLOGI
GIANYAR Menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Kapolres Gianyar AKBP Chandra C. Kesuma melakukan kunjungan silaturahmi ke sejumlah ru
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Aktivitas pengambilan sampel air Sungai Batang Toru oleh PT Agincourt Resources menuai sorotan warga. Sejumlah masyarak
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menggagalkan peredaran sabu seberat 6,38 kilogram dan menangkap seorang pria b
HUKUM DAN KRIMINAL