BREAKING NEWS
Jumat, 09 Oktober 2026

Jangan Asal Cerita ke Teman! Ini Hukum Membongkar Rahasia Ranjang Menurut Islam

Adelia Syafitri - Jumat, 09 Oktober 2026 07:34 WIB
Jangan Asal Cerita ke Teman! Ini Hukum Membongkar Rahasia Ranjang Menurut Islam
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Islam mengatur berbagai aspek kehidupan manusia, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga hubungan dalam rumah tangga

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam ajaran Islam adalah menjaga privasi dan rahasia antara suami dan istri, termasuk perkara yang terjadi di ranjang.

Tidak sedikit orang yang menceritakan kehidupan pribadinya kepada sahabat atau teman ketika sedang berkumpul.

Baca Juga:

Namun, mengumbar cerita tentang hubungan intim dengan pasangan bukanlah perilaku yang dibenarkan dalam etika kehidupan rumah tangga menurut Islam.

Larangan tersebut berlaku bagi suami maupun istri.

Keduanya memiliki kewajiban untuk menjaga kehormatan pasangan dan tidak menyebarkan hal-hal pribadi yang seharusnya menjadi rahasia bersama.

Hukum Menceritakan Urusan Ranjang kepada Orang Lain

Dikutip dari buku Mausu'ah al-Adab al-Islamiyyah al-Murattabah 'ala al-Huruf al-Hija'iyyah karya Abdul Aziz bin Fathi as-Sayyid Nada, yang diterjemahkan oleh Muhammad Isnaini dan rekan-rekan, seorang muslim dilarang menceritakan urusan ranjang kepada orang lain.

Perilaku tersebut dinilai bertentangan dengan adab pergaulan dalam rumah tangga yang diajarkan Islam.

Hubungan suami istri merupakan perkara pribadi yang perlu dijaga kerahasiaannya, bukan dijadikan bahan pembicaraan atau candaan di hadapan orang lain.

Rasulullah SAW juga memberikan peringatan mengenai perilaku tersebut melalui sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, Thabrani, dan perawi lainnya dari Asma' binti Zaid.

"Boleh jadi seorang suami membicarakan apa yang terjadi di antara dia dan istrinya, atau sebaliknya. Maka jangan lakukan yang demikian itu. Sesungguhnya hal tersebut seperti setan (jantan) yang bertemu dengan setan (betina) di tengah jalan, kemudian mereka bersetubuh dan manusia melihat apa yang dilakukannya." (HR Ahmad, Thabrani dan lainnya dari Asma' binti Zaid)


Hadis tersebut menjadi pengingat agar suami dan istri tidak membuka rahasia hubungan intim kepada orang lain, baik kepada teman dekat maupun anggota keluarga.

Membuka Rahasia Pasangan Termasuk Pengkhianatan Amanah

Dalam kehidupan rumah tangga, kepercayaan menjadi salah satu hal penting yang harus dijaga oleh kedua belah pihak.

Ketika salah satu pasangan menceritakan rahasia hubungan intim tanpa alasan yang dibenarkan, tindakan tersebut dapat melukai perasaan pasangan dan merusak kepercayaan dalam pernikahan.

Islam memberikan peringatan keras terhadap orang yang menyebarkan rahasia hubungan suami istri.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Sa'id, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya manusia paling jelek di hadapan Allah di hari kiamat yaitu seorang lelaki yang melakukan hubungan badan dengan istrinya kemudian menyebarkan rahasia istrinya kepada orang lain." (Shahih Muslim dari Abu Sa'id)

Hadis tersebut menegaskan pentingnya menjaga kerahasiaan hubungan intim sebagai bagian dari amanah dalam kehidupan pernikahan.

Peringatan serupa juga disampaikan dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

"Sesungguhnya sebesar-besarnya (pengkhianatan terhadap) kepercayaan di hadapan Allah di hari kiamat, yaitu seorang lelaki yang melakukan hubungan badan dengan istrinya kemudian menyebarkan rahasia istrinya kepada orang lain." (Shahih Muslim)

Pesan dari hadis-hadis tersebut tidak hanya berkaitan dengan perilaku suami, tetapi juga menjadi pengingat bagi istri untuk menjaga privasi pasangannya.

Prinsip menjaga rahasia dan kehormatan berlaku bagi keduanya.

Pentingnya Menjaga Privasi dalam Rumah Tangga

Menjaga rahasia hubungan intim merupakan salah satu bentuk penghormatan terhadap pasangan.

Suami dan istri perlu memahami bahwa tidak semua persoalan pribadi layak diceritakan kepada orang lain, meskipun kepada sahabat yang sudah dianggap dekat.

Kepercayaan yang terjaga dapat membantu menciptakan hubungan rumah tangga yang lebih harmonis.

Sebaliknya, kebiasaan mengumbar rahasia pasangan berpotensi menimbulkan rasa malu, kekecewaan, dan konflik dalam pernikahan.

Meski demikian, meminta bantuan kepada pihak yang tepat ketika menghadapi persoalan rumah tangga merupakan hal berbeda dengan mengumbar rahasia untuk bahan candaan atau pembicaraan.

Jika terdapat masalah serius, pasangan dapat mencari nasihat dari tenaga profesional atau pihak tepercaya dengan tetap menjaga privasi dan hanya menyampaikan informasi yang diperlukan.

Dengan demikian, ajaran Islam mengingatkan suami dan istri untuk menjaga kehormatan, kepercayaan, serta rahasia yang menjadi bagian dari kehidupan pernikahan mereka.

Wallahu a'lam.* (d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut dan PLN Perkuat Program Listrik Desa, 47 Lokasi Prioritas di Kepulauan Nias dan Madina
Sejumlah Wilayah Medan Terdampak Pemadaman Listrik Hari Ini, Berlangsung 4 Jam
Kenapa Orang Batak Toba Satu Marga Tidak Dianjurkan Menikah? Ini Alasannya
Mengenal Al Jabbar, Asmaul Husna untuk Memohon Kekuatan dan Perlindungan
Benarkah Umur Umat Islam Tidak Sampai 1.500 Hijriah? Ini Penjelasannya
Ingin Rezeki Halal dan Berkah? Amalkan 7 Doa Ini di Pagi Hari
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru