Panglima TNI Dampingi Menko Polkam, Pemerintah Pastikan Indonesia Aman Jelang HUT ke-81 RI
JAKARTA Pemerintah memastikan kondisi keamanan nasional tetap aman dan terkendali menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Keme
NASIONAL
JAKARTA -Kapuspenkum Kejaksaan Agung (Kejagung) Harli Siregar menjalani tes wawancara sebagai calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, pada Selasa (17/9/2024). Wawancara ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi calon pimpinan KPK untuk periode mendatang.
Dalam wawancara tersebut, Harli Siregar menyampaikan bahwa panelis memberikan pertanyaan yang mendalam dan fundamental terkait masa depan KPK. “Alhamdulillah, wawancara berlangsung dengan baik dan lancar. Pertanyaannya sangat fundamental untuk perbaikan KPK ke depan, terutama terkait masalah integritas yang harus benar-benar menjadi bagian yang dimiliki oleh pimpinan KPK ke depan,” ujar Harli.
Harli menuturkan bahwa fokus utama dari pertanyaan panelis adalah mengenai integritas KPK dan bagaimana membangun hubungan yang konstruktif antara pimpinan KPK dengan Dewan Pengawas. “Penekanan utama dalam wawancara tadi adalah terkait soal integritas, serta bagaimana membangun dan menjaga hubungan yang baik antara KPK dan Dewan Pengawas ke depan,” tambahnya.
Selain itu, Harli juga ditanya tentang strategi untuk membangun dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap lembaga antirasuah tersebut. “Saya juga ditanya tentang bagaimana cara membangun kepercayaan publik yang selama ini merupakan bagian integral dari citra KPK, serta bagaimana melibatkan sektor swasta dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi,” ungkapnya.
Tes wawancara ini merupakan bagian dari proses seleksi yang bertujuan untuk memastikan bahwa calon pimpinan KPK tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga integritas dan visi yang jelas untuk memimpin lembaga antikorupsi tersebut. Keberhasilan wawancara ini akan menentukan langkah selanjutnya dalam penetapan pimpinan KPK yang akan datang.
Dengan adanya tes ini, Harli Siregar berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia dan memperkuat posisi KPK sebagai lembaga yang berkomitmen untuk memberantas korupsi secara efektif. Proses seleksi ini juga diharapkan dapat menghasilkan pimpinan KPK yang tidak hanya kompeten tetapi juga memiliki integritas tinggi untuk memimpin lembaga antirasuah tersebut ke arah yang lebih baik.
KPK sebagai lembaga yang memiliki peran strategis dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, memerlukan pimpinan yang mampu menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Proses seleksi ini merupakan salah satu upaya untuk memastikan bahwa pimpinan KPK yang terpilih nanti mampu memenuhi harapan masyarakat dan menjaga integritas lembaga.
(N/014)
JAKARTA Pemerintah memastikan kondisi keamanan nasional tetap aman dan terkendali menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Keme
NASIONAL
BANDAR LAMPUNG Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mencatat keberhasilan dalam upaya penyelamatan keuangan negara sepanjang Semester I Tah
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya untuk menindak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pembangunan 44.121 hu
NASIONAL
MEDAN Lebih dari dua dekade, Jaipah harus menjalani kehidupan di rumah yang atap dan dindingnya kerap bocor. Setiap hujan turun, ia dan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung pelaksanaan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecam
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan memperluas pelaksanaan pasar murah menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat jumlah angkatan kerja di Provinsi Sumatera Utara terus bertambah pada Mei 2026
EKONOMI
MEDAN Kasus kematian seorang perempuan berinisial L (30) di Kota Medan, Sumatera Utara, masih menyisakan tanda tanya.Keluarga korban mer
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Ketua Majelis Hakim M. Yusafrihardi Girsang menegaskan seluruh fakta harus diungkap secara terbuka dalam persidangan kasus dugaan
HUKUM DAN KRIMINAL