Buruh Soroti Kebijakan WFH ASN: Efisiensi atau Ganggu Pelayanan Publik?
JAKARTA Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menanggapi wacana pemerintah mengenai penerapan kebijakan work
NASIONAL
JAKARTA SELATAN -Proses eksekusi bangunan di Jalan Lebak Bulus III No 15, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis pagi, 12 September 2024, berakhir tragis. Rasich Hanif (RH), pemilik gedung dan putra dari Radinal Mochtar, mantan menteri era Presiden Soeharto, meninggal dunia dalam kondisi yang penuh kekacauan saat berusaha mempertahankan asetnya dari eksekusi yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, peristiwa tersebut dimulai sekitar pukul 09.30 WIB ketika tim eksekusi dari PN Jakarta Selatan tiba di lokasi untuk melaksanakan tugas mereka. Tim mulai membuka pagar sebelah kiri dari bangunan yang akan dieksekusi. RH, yang dalam kondisi fisik lemah akibat faktor usia dan kesehatan, berusaha keras untuk mempertahankan hartanya meskipun kondisinya semakin menurun.
“Almarhum RH tetap berusaha mempertahankan asetnya, namun terlihat kelelahan dan lemas,” ungkap Ade Ary dalam konferensi pers pada Jumat (13/9/2024). Menyadari kondisi RH yang semakin memburuk, tim juru sita memutuskan untuk mengangkatnya ke halaman rumah untuk memberinya waktu beristirahat.
Namun, kondisi RH tidak membaik. “RH kemudian diangkat kembali ke balai di samping rumah, di mana ia terlihat pingsan,” tambahnya. Sekitar pukul 10.30 WIB, RH dibawa menggunakan mobil ke Rumah Sakit Mayapada dalam kondisi tak sadarkan diri. Malang tak dapat ditolak, sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 11.30 WIB, kabar duka datang bahwa RH telah meninggal dunia.
Peristiwa ini langsung ditangani oleh Polsek Cilandak, yang memastikan bahwa mereka akan mendalami kejadian ini secara menyeluruh. “Kami akan menangani kasus ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku untuk memastikan tidak ada pelanggaran dalam proses eksekusi tersebut,” kata seorang perwakilan dari Polsek Cilandak.
Sementara itu, Humas PN Jakarta Selatan, Djuyamto, menegaskan bahwa kematian almarhum tidak disebabkan oleh bentrokan fisik atau tindakan kekerasan dari petugas eksekusi. “Kami ingin mengklarifikasi bahwa meninggalnya almarhum bukan karena adanya bentrokan fisik atau kekerasan dari petugas eksekusi,” jelas Djuyamto pada Jumat.
Kejadian ini mengguncang komunitas lokal dan menambah rentetan peristiwa tragis yang melibatkan proses hukum dan eksekusi aset. Pihak berwenang kini fokus pada penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan bahwa semua prosedur telah diikuti dengan benar dan untuk memberikan kejelasan bagi keluarga almarhum serta masyarakat umum.
Kematian Rasich Hanif, seorang pengusaha dengan latar belakang keluarga yang terkenal, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana proses hukum dan eksekusi dilakukan dengan lebih manusiawi dan beradab di masa depan.
(N/014)
JAKARTA Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menanggapi wacana pemerintah mengenai penerapan kebijakan work
NASIONAL
JAKARTA Facebook, yang kini berada di bawah payung Meta, meluncurkan program baru bernama Creator Fast Track yang menawarkan bayaran hingg
SAINS DAN TEKNOLOGI
WASHINGTON D.C. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengonfirmasi pada Kamis (19/3/2026) bahwa dirinya telah memperingatkan Perda
INTERNASIONAL
ACEH BESAR Tiga doa Malaikat Jibril yang diaminkan oleh Nabi Muhammad SAW menjadi renungan mendalam bagi umat Islam di penghujung bulan Ra
AGAMA
OlehMarsudin Nainggolan.ADA satu jenis hukuman yang tidak pernah dijatuhkan di ruang sidang, tetapi dampaknya bisa jauh lebih panjang dari
OPINI
JAKARTA Jelang Lebaran 2026, para pemain FC Mobile dapat merayakan dengan hadiah spesial dari EA Sports melalui serangkaian kode redeem te
ENTERTAINMENT
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang resmi mengubah pola pembayaran honor bilal mayit dan penggali kubur. Yang sebelumnya diba
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pentingnya perusahaan memandang mudik pekerja sebagai bagian dari upaya m
NASIONAL
SIMALUNGUN Mantan fungsionaris DPC PDIP Kabupaten Simalungun, Sarmuliadin Sinaga, mempertanyakan mengapa Konfercab (Konferensi Cabang) P
POLITIK
YOGYAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau para elite bangsa untuk menjadi teladan dalam menjaga p
NASIONAL