Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
JAKARTA –Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan perombakan signifikan di jajaran direksi Perum Bulog dengan mencopot Bayu Krisnamurthi dari jabatannya sebagai Direktur Utama (Dirut) dan menggantinya dengan Wahyu Suparyono. Keputusan ini diambil lantaran Bayu Krisnamurthi dianggap gagal menurunkan harga beras yang terus merangkak naik.
Menteri BUMN Erick Thohir memutuskan untuk memberhentikan Bayu Krisnamurthi setelah satu tahun menjabat sebagai Dirut Perum Bulog. Penunjukan ini menandai langkah tegas Kementerian BUMN dalam menanggapi masalah inflasi pangan, khususnya harga beras yang kian melambung. Bayu Krisnamurthi, yang memulai jabatannya pada Desember 2023, digantikan oleh Wahyu Suparyono, mantan Direktur Utama PT Asabri (Persero), perusahaan asuransi pelat merah.
Wahyu Suparyono, lahir pada 17 Oktober 1959, memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang luas dalam manajemen perusahaan. Ia meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada tahun 1990, kemudian melanjutkan pendidikan Master Manajemen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI pada tahun 1997. Tidak berhenti di situ, Wahyu memperoleh gelar Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Brawijaya pada tahun 2014.
Karier Wahyu Suparyono di perusahaan pelat merah dimulai sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) pada 16 Juni 2014 hingga 7 Juni 2015. Setelah itu, ia menjabat sebagai Direktur Operasional dan Pelayanan Publik di Perum Bulog dari 8 Juni 2015 hingga 31 Juli 2016, dan kemudian sebagai Direktur SDM dan Umum Perum Bulog dari 1 Agustus 2016 hingga 27 November 2017. Ia juga pernah memimpin PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) sebagai Direktur Utama dari 14 Desember 2017 hingga 17 Juli 2020.
Perombakan ini tidak hanya menyentuh posisi Dirut Bulog, tetapi juga mengakibatkan perubahan di jabatan Direktur Human Capital. Purnomo Sinar Hadi dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Sudarsono Hardjosoekarto. Selain itu, Kementerian BUMN menambahkan jabatan baru, yaitu Wakil Direktur Utama, yang ditempati oleh Marga Taufik.
Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), menjelaskan bahwa pencopotan Bayu Krisnamurthi berkaitan langsung dengan kegagalannya dalam menurunkan harga beras. “Saat Bayu dilantik, harga beras medium II di Jakarta adalah Rp14.600, dan pada awal September 2024, harga beras mencapai Rp14.700. Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) seharusnya berada di angka Rp12.500,” ungkap Huda kepada Tribunnews pada Senin, 10 September 2024.
Huda menambahkan bahwa penyerapan beras dari petani oleh Bulog belum optimal. Stok beras di gudang Bulog terancam menyusut karena penyaluran bantuan beras (CBP) lebih besar dibandingkan penyerapan, yang mengakibatkan harga beras cenderung stabil namun mahal.
Seiring dengan perombakan direksi, pesan terima kasih juga beredar di kalangan Perum Bulog, mengapresiasi dedikasi Bayu Krisnamurthi selama masa jabatannya. “Keluarga Perum Bulog mengucapkan terima kasih atas dedikasi Bapak Bayu Krisnamurthi sebagai Direktur Utama Perum Bulog dari Desember 2023 hingga September 2024,” demikian isi pesan yang beredar.
Profil Bayu Krisnamurthi mencatat bahwa ia lahir di Manado, Sulawesi Utara pada 18 Oktober 1964. Sebelum menjabat sebagai Dirut Bulog, Bayu dikenal sebagai Wakil Menteri Pertanian dan Wakil Menteri Perdagangan pada periode pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia juga pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Perdagangan.
Dalam konteks pendidikan, Bayu merupakan lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB), dengan gelar sarjana di bidang Agribisnis pada 1987, magister sains di bidang Ekonomi Pertanian pada 1991, serta doktor di bidang Ekonomi Pertanian pada 1998.
Dengan adanya perombakan ini, Kementerian BUMN berharap bahwa Wahyu Suparyono dapat membawa perubahan positif dan menurunkan harga beras sesuai dengan harapan publik. Pengawasan ketat dan langkah-langkah strategis diharapkan dapat mengatasi masalah harga pangan yang menjadi perhatian utama saat ini.
(N/014)
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL