Pigai, Hatimu Terbuat dari Apa?
OlehDony KarnoDI negeri yang begitu sering berbicara tentang persatuan, ada satu ironi yang diamdiam tumbuh seperti lumut di dinding keban
OPINI
JAKARTA –Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan kesiapan pemerintah dalam menghadapi ancaman gempa megathrust melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) terbaru untuk sektor perumahan. Dalam konferensi pers di kantornya pada Jumat (23/8/2024), Basuki menjelaskan bahwa SNI yang baru ini menetapkan standar tahan gempa yang lebih ketat, yakni untuk perumahan yang tahan gempa selama 1.000 tahun.
Basuki menekankan pentingnya teknologi tahan gempa yang telah dikembangkan dan diterapkan dalam pembangunan hunian di Indonesia. “Dengan adanya teknologi ini dan SNI terbaru, kita dapat memastikan bahwa rumah-rumah yang dibangun mampu menghadapi gempa dalam kurun waktu yang sangat lama,” ungkap Basuki. Teknologi ini diharapkan dapat memberikan perlindungan maksimal terhadap dampak gempa megathrust yang potensial menghantam Indonesia.
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perumahan juga terus mengawasi implementasi teknologi tahan gempa pada semua proyek pembangunan rumah. Basuki menambahkan bahwa pedoman ini akan menjadi acuan utama bagi pengembang dalam memastikan bahwa semua bangunan memenuhi standar keamanan yang ditetapkan.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengungkapkan risiko terkait gempa megathrust yang merupakan sumber gempa subduksi lempeng. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam acara ‘Webinar Waspada Gempa Megathrust’ pada Selasa (20/8), menjelaskan bahwa megathrust dapat menyebabkan gempa besar serta tsunami yang mematikan. BMKG memonitor berbagai aktivitas gempa di zona megathrust, termasuk gempa-gempa kecil yang berpotensi menjadi indikator aktivitas seismik lebih lanjut.
Dwikorita menegaskan pentingnya pemantauan terus-menerus terhadap gempa-gempa kecil yang terjadi di zona megathrust, yang dapat memberikan petunjuk mengenai kemungkinan peningkatan aktivitas seismik. “Kami terus memantau tren gempa kecil ini untuk memprediksi kemungkinan terjadinya gempa besar di masa depan,” kata Dwikorita.
Dengan adanya standar baru dan teknologi yang lebih canggih, pemerintah berharap dapat meminimalisir risiko dan dampak dari potensi bencana gempa megathrust, sehingga masyarakat dapat hidup lebih aman dan terlindungi.
(N/014)
OlehDony KarnoDI negeri yang begitu sering berbicara tentang persatuan, ada satu ironi yang diamdiam tumbuh seperti lumut di dinding keban
OPINI
OlehKamrussamadPADA hari raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada 27 Mei 2026, Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 1.098 ekor sapi yan
OPINI
JAKARTA Dalam ajaran Islam, rezeki tidak hanya diukur dari jumlah harta atau besarnya penghasilan yang dimiliki seseorang. Lebih dari it
AGAMA
JAKARTA Tabel angsuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 untuk pinjaman Rp100 juta menjadi salah satu informasi yang banyak dicari pela
EKONOMI
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Bali pada Minggu, 31 Mei 2026. Secara um
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) p
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Minggu, 31 Mei 202
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Minggu, 31 Mei 2026.
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Provinsi Aceh pada Minggu, 31 Mei 2026.
NASIONAL
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Minggu, 31 Mei 2026
NASIONAL