Prestasi Polda Aceh, Bidpropam Dapat Piagam Penghargaan dari Kadivpropam Polri
BANDA ACEH Irjen Pol. Abdul Karim, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadivpropam) Polri, menganugerahkan penghargaan kepada Bidang P
NASIONAL
JAKARTA -Nama Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly belakangan ini menjadi sorotan publik seiring dengan kabar mengenai kemungkinan reshuffle kabinet di akhir masa pemerintahan Presiden Joko Widodo. Isu reshuffle ini telah menguat dalam beberapa pekan terakhir, memunculkan spekulasi tentang masa depan beberapa menteri, termasuk Yasonna Laoly yang merupakan salah satu tokoh penting dalam kabinet saat ini.
Profil dan Biodata Yasonna LaolyYasonna H. Laoly adalah seorang politisi senior yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan). Kariernya yang panjang dan beragam dalam dunia politik serta hukum menjadikannya salah satu tokoh berpengaruh di Indonesia. Berikut adalah rincian lengkap mengenai Yasonna Laoly:
Riwayat Pendidikan:
1959-1965: Sekolah Rakyat (SR) Katolik Sibolga 1965-1968: Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sibolga 1968-1972: Sekolah Menengah Atas (SMA) Katolik Sibolga 1978: Sarjana Hukum, Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) 1983-1984: Internship in Higher Education Administration, Roanoke College, USA 1986: Master of Science, Virginia Commonwealth University, USA 1994: Doktor (Ph.D.), North Carolina State University, USAKeluarga: Yasonna Laoly menikah dengan Elisye W. Ketaren, dan pasangan ini dikarunia empat orang anak:
Novrida Lisa Isabella Laoly Fransisca Putri Askari Laoly Yamitema Tirtajaya Laoly Jonathan Romy LaolyRiwayat Organisasi: Yasonna Laoly aktif dalam berbagai organisasi, yang menunjukkan komitmennya dalam bidang hukum, politik, dan pemuda, di antaranya:
Anggota MPO Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Pengurus Komisariat Fakultas Hukum GMKI Cabang Medan Sekretaris Umum Senat Mahasiswa Fakultas Hukum USU, Medan Wakil Bendahara KNPI Cabang Medan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Nias Komisi Pemuda DGI Sumut – Aceh Sekretaris BKS PGI-GMKI MedanKarier Politik: Yasonna Laoly memulai karier politiknya dari bawah dan telah melalui berbagai posisi penting. Berikut adalah beberapa pencapaiannya:
2019 – sekarang: Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia 2019: Terpilih sebagai Anggota DPR RI Dapil I Sumatera Utara 2016 – sekarang: Ketua Pokja IV Satuan Tugas Percepatan Paket Kebijakan Ekonomi 2014 – 2019: Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia 2012 – 2014: Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI 2000 – 2014: Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI 2005 – 2009: Anggota Komisi III DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan 2005 – 2009: Wakil Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan 2009 – 2014: Anggota Komisi II DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan 2004 – 2005: Sekretaris Poksi Badan Legislasi, Fraksi PDI Perjuangan DPR RI 2003 – September 2004: Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Utara 2002 – 2004: Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklatda) PDI Perjuangan Sumatera Utara 2000 – 2004: Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara 1999 – 2004: Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Fraksi PDI PerjuanganKarier Awal: Yasonna memulai karier profesionalnya sebagai pengacara dan penasehat hukum pada tahun 1978 hingga 1983. Pengalaman awalnya ini menjadi dasar yang kuat dalam membangun karier politiknya.
Menanggapi Isu ReshuffleYasonna Laoly, yang saat ini merupakan Menteri Hukum dan HAM, menjadi salah satu menteri dari PDI Perjuangan yang masih berada dalam kabinet Presiden Joko Widodo. Meskipun telah berkontribusi signifikan dalam beberapa posisi penting di pemerintahan, kabar mengenai kemungkinan reshuffle menimbulkan pertanyaan mengenai masa depannya dalam pemerintahan.
Dalam beberapa minggu terakhir, isu mengenai reshuffle kabinet semakin menguat. Yasonna Laoly, yang dikenal sebagai politisi berpengalaman dengan latar belakang pendidikan dan karier yang mumpuni, akan menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan posisinya jika reshuffle benar-benar terjadi.
Seiring dengan persiapan menjelang akhir masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, perhatian publik akan tertuju pada keputusan akhir mengenai susunan kabinet dan apakah Yasonna Laoly akan tetap menjadi bagian dari tim pemerintahan atau tidak.
(N/014)
BANDA ACEH Irjen Pol. Abdul Karim, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadivpropam) Polri, menganugerahkan penghargaan kepada Bidang P
NASIONAL
MEDAN Reda Manthovani, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung Republik Indonesia, meminta para Kepala Kejaksaan Ne
PEMERINTAHAN
OlehHengky Primana, M.I.PARAHAN Presiden Prabowo Subianto dalam rapat bersama seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seIndo
OPINI
JAKARTA Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) mulai menjajaki ekspor beras premium ke Arab Saudi. Produk yang ditawarkan adalah
EKONOMI
MEDAN Seorang pria yang diduga hendak mencuri mobil towing ditangkap warga di Jalan Sedap Malam, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serd
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menilai kinerja dua kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang me
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada 18 Februari 2026. Keputusan ini berpotensi berbe
AGAMA
MEDAN Lima pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengundurkan diri pada tahun pertama masa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Meta berencana menambahkan fitur pengenalan wajah pada produk kacamata pintarnya, RayBan Smart Glasses, paling cepat tahun ini. F
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA TIMUR Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, resmi meluncurkan Gerakan Bersih Musala se
NASIONAL