
Kodim 1603/Sikka Salurkan Beras SPHP, Ringankan Beban Warga Nitakloang
MAUMERE Kodim 1603/Sikka melalui Koramil 160301/Alok kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menyalu
EkonomiMEDAN -Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Muhammad Ildrem menerima kunjungan kasih dari Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Medan Kota.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memberikan tali asih kepada keluarga disabilitas mental yang tengah menjalani proses pengobatan.
Kedatangan rombongan GKPI dipimpin langsung oleh Pendeta John Simorangkir, didampingi oleh jajaran Seksi Wanita GKPI Medan Kota. Rombongan disambut hangat oleh Direktur RS Jiwa Prof. dr. Muhammad Ildrem, drg. Ismail Lubis, MM, bersama Kabag Promosi dan Bisnis, dr. Silvy Agustina Hasibuan, Sp.KJ, M.K.M, FISQua.
Baca Juga:
"Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berbagi kasih. Kegiatan ini kami landasi atas semangat kasih terhadap sesama," ujar Pendeta John dalam sambutannya.
Pendeta John juga mengungkapkan kekagumannya terhadap suasana RS Jiwa Prof. dr. M. Ildrem yang menurutnya sangat tenang, bersih, dan asri — jauh dari stigma negatif yang selama ini melekat di masyarakat.
Baca Juga:
"Ketika saya masuk, suasananya sangat damai. RS ini sangat bagus dan menyejukkan," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, drg. Ismail Lubis menyampaikan apresiasinya terhadap GKPI Medan Kota yang telah peduli terhadap kondisi keluarga disabilitas mental.
"Kami merasa haru dan berterima kasih atas kunjungan serta tali asih ini. Untuk mengembalikan kesehatan keluarga disabilitas mental, dibutuhkan kerja sama berbagai pihak, bukan hanya pemerintah," tegas Ismail.
Ia juga mengajak GKPI Medan Kota untuk membentuk komunitas peduli disabilitas mental atau menyusun program kolaboratif bersama rumah sakit demi memulihkan para pasien secara menyeluruh.
"Jika mereka mulai sembuh, jangan diberi stigma negatif. Justru mari kita dampingi agar mereka bisa kembali produktif dan diterima masyarakat," ujarnya.
Setelah sambutan, rombongan GKPI langsung turun memberikan tali asih berupa paket makanan ringan kepada para keluarga disabilitas mental. drg. Ismail bahkan mengenalkan pasien satu per satu kepada para tamu sambil membangun komunikasi positif.
"Ini rombongan dari GKPI Medan Kota. Mereka datang untuk berbagi dengan kita. Setelah menerima, jangan lupa bilang terima kasih ya," ucap Ismail dengan ramah.
Kegiatan berlangsung penuh haru dan kekeluargaan. Para penerima tali asih tampak senang, mengucapkan terima kasih, dan menjalin percakapan hangat dengan rombongan GKPI.
"Terima kasih ibu atas makanannya, sehat selalu ya. Murah rezeki. Datang lagi nanti ya bu," ujar salah satu penerima tali asih dengan penuh senyum.*
MAUMERE Kodim 1603/Sikka melalui Koramil 160301/Alok kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menyalu
EkonomiDENPASAR Dalam upaya mempererat sinergi dan memperkuat ikhtiar menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, Polsek Denpasar Timur (Dentim) m
NasionalDENPASAR Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengerahkan personel gabungan dari berbagai satuan kerja dalam rangka pengamanan kegiatan unjuk
NasionalPADANGSIDIMPUAN Suasana khidmat menyelimuti hari kedua kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 di Universi
PendidikanWASHINGTON Sebagian besar tarif impor yang diberlakukan Presiden ke45 Amerika Serikat, Donald Trump, dinyatakan tidak sah oleh pengadil
InternasionalJAKARTA Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu penjelasan lebih rinci dari Pemerintah ter
PemerintahanMEDAN (BITV) Sekitar 2,5 miliar pengguna layanan Gmail dan Google Cloud kini tengah berada dalam situasi rentan, usai muncul laporan bah
Sains & TeknologiMEDAN (BITV) Vivo kembali mencuri perhatian pasar smartphone Tanah Air dengan menghadirkan perangkat terbaru mereka, Vivo V60, yang resm
Sains & TeknologiJAKARTA Di tengah kemajuan dunia medis modern, pengobatan tradisional masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Salah satu so
KesehatanJAKARTA Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, akhirnya angkat suara mengenai tuntutan masyarakat terhadap pemo
Politik