Gempa M6,7 Guncang Sulteng, BNPB Catat 1 Warga Tewas dan Ratusan Terdampak
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA -Rupiah tercatat menguat 0,42% terhadap dolar Amerika Serikat (AS), diperdagangkan di angka Rp16.350/US$ pada pagi ini, Jumat (14/3/2025).
Penguatan ini terjadi setelah pada perdagangan kemarin, Kamis (13/3/2025), rupiah juga mengalami apresiasi sebesar 0,12%.
Indeks dolar AS (DXY) pada pukul 08:57 WIB tercatat naik 0,08%, berada di angka 103,91, sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan posisi pada penutupan perdagangan kemarin yang tercatat di angka 103,83.
Gejolak rupiah ini sejalan dengan dinamika faktor eksternal, terutama dari arah AS.
Potensi resesi yang semakin nyata di AS, ditambah dengan kebijakan perdagangan kontroversial dari Presiden AS, Donald Trump, menjadi salah satu penyebab utama yang memengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Sejak dilantik pada 20 Januari 2025, Trump telah mengeluarkan serangkaian executive orders yang menimbulkan gejolak global, termasuk dalam nilai tukar rupiah.
Pada akhir 2024, rupiah melemah hingga Rp16.162/US$ akibat dampak kebijakan tersebut.
Selain itu, kebijakan perdagangan Trump turut memengaruhi pasar obligasi Indonesia, dengan yield Surat Berharga Negara (SBN) tercatat mencapai 6,8% untuk SBN 10 tahun pada tahun 2024.
Namun, meskipun ada pengaruh negatif dari kebijakan Trump, Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, mengungkapkan bahwa posisi ekonomi Indonesia masih relatif lebih baik dibandingkan negara lain, meskipun terjadi ketidakpastian global yang semakin meningkat.
"Saat ini, potensi resesi AS semakin besar, bahkan mencapai 50%. Kebijakan perdagangan Trump telah menambah risiko terhadap perekonomian global, termasuk Indonesia," ujar Sri Mulyani dalam keterangan pers.
Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini juga didorong oleh kekhawatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi global yang lebih lanjut.
Para pelaku pasar dinilai perlu terus mencermati kondisi ekonomi global yang dinamis, mengingat volatilitas rupiah yang dipengaruhi oleh faktor eksternal masih sangat tinggi dalam jangka waktu dekat.
Kebijakan perdagangan Trump, yang memicu ketegangan dalam perang dagang dengan negara-negara seperti China, Kanada, dan Meksiko, diperkirakan akan semakin merusak pertumbuhan ekonomi AS dan meningkatkan risiko terjadinya resesi pada tahun ini.
(cb/a)
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyampaikan adanya dugaan kejanggalan dalam salinan dokumen ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
Oleh Yakub F. IsmailDALAM beberapa bulan terakhir dunia benarbenar menghadapi badai perang yang begitu dahsyat dampaknya bagi seluruh send
OPINI
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah aksi mahasiswa
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK