Kisruh Sekda Padangsidimpuan: Dua Surat Terbit, Publik Curiga Ada yang Tak Beres
PADANGSIDIMPUAN Polemik administratif mencuat di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan setelah beredarnya dua surat resmi Panitia S
POLITIK
JAKARTA -Badan Bank Tanah telah menyiapkan lahan seluas 73,04 hektare sebagai bagian dari program ambisius Presiden Prabowo Subianto untuk membangun 3 juta rumah dalam lima tahun mendatang.
Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataatmadja, menjelaskan bahwa tanah tersebut akan digunakan untuk tahap awal program tersebut dan tersebar di empat lokasi berbeda.
Adapun rincian lokasi lahan tersebut adalah sebagai berikut:
- 23,17 hektare di Bandung Barat
- 19,4 hektare di Purwakarta
- 3,36 hektare di Tanjung Pinang
- 27,27 hektare di Batubara, Sumatra Utara
"Program ini mendukung penuh inisiatif Presiden Prabowo untuk menyediakan rumah bagi masyarakat. Dengan niat baik dan tata kelola yang benar, saya yakin 3 juta rumah bisa terwujud dalam lima tahun. Bahkan, kita berharap bisa mencapai 15 juta rumah," ujar Parman dalam acara Silaturahmi Media Massa di Jakarta pada Selasa, 25 Maret 2025.
Lahan yang disediakan oleh Bank Tanah ini diharapkan dapat membantu meringankan biaya pengembang dalam menyediakan rumah dengan harga terjangkau.
Parman juga menekankan bahwa harga jual rumah di lokasi-lokasi tersebut harus terjangkau, dengan maksimal Rp166 juta per unit untuk wilayah Batubara, Purwakarta, dan Bandung Barat, dan Rp173 juta untuk Kota Tanjung Pinang.
Bank Tanah, menurut Parman, bertanggung jawab untuk memastikan bahwa tanah yang disediakan berada dalam status legal yang jelas, atau clean and clear, dan siap untuk pembangunan.
Tanah tersebut akan diberikan dengan hak guna bangunan (HGB) yang berlaku selama 10 tahun dan bisa berlanjut dengan hak milik setelah 10 tahun jika sudah dimanfaatkan.
Selain lahan yang sudah disiapkan, Bank Tanah juga mengklaim masih ada sejumlah lahan lain yang dapat digunakan untuk pembangunan rumah murah, termasuk aset sitaan dari kasus korupsi dan lahan eks Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).
Proses penyerahan lahan eks BLBI dan aset sitaan Kejaksaan Agung ke Bank Tanah akan memerlukan persetujuan dari Kementerian Keuangan dan Komisi XI DPR RI.
Parman juga menambahkan, "Lahan-lahan ini diharapkan dapat dijual dengan harga yang wajar, sehingga masyarakat dapat membeli dan memanfaatkan rumah dengan harga yang terjangkau."
Program pembangunan rumah murah ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendukung tercapainya tujuan besar Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan rumah bagi masyarakat Indonesia.
(cn/a)
PADANGSIDIMPUAN Polemik administratif mencuat di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan setelah beredarnya dua surat resmi Panitia S
POLITIK
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, memimpin penertiban menara telekomu
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menegaskan akan menindaklanjuti laporan hasil reses DPRD Sumut terkait pelaksanaan program U
KESEHATAN
JAKARTA Peneliti utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Sarah Siregar, meminta kepolisian berhenti menggunakan istilah oknum t
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat sinergi dalam upaya
PEMERINTAHAN
DENPASAR Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali kembali memperkuat fungsi pengawasan dan penegakan hukum melalui pelantikan tiga Pejabat
NASIONAL
DENPASAR Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali, Eem Nurmanah, melantik enam pejabat fungsional di lingkungan Kanwil Kemenkum Bali
NASIONAL
PEKANBARU Polisi menangkap Raihan Mufazzar (21), pelaku pembacokan terhadap mahasiswi UIN Suska Riau, Faradilla Ayu Pramesti (23), Kamis
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Komitmen menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok terus diperkuat oleh Satgas Pangan Siber Polda Bali bersama inst
NASIONAL
DENPASAR Menjelang Hari Raya Nyepi Caka 1948 Tahun 2026, Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H., rutin melakukan sa
NASIONAL