Polisi di Makassar Jadi Tersangka Usai Tembak Remaja Saat Bubarkan Tawuran
MAKASSAR Seorang anggota polisi, Iptu N, resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menembak Betrand Eka Prasetyo (18) hingga tew
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Harga emas dunia terus mencatatkan kenaikan signifikan, bahkan pada Senin (31/3/2025) mencapai level tertinggi sepanjang sejarah, melampaui angka US$ 3.100 per troy ons.
Lonjakan harga ini dipicu oleh ketidakpastian yang meningkat terkait kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang berpotensi menambah inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi global.
Dilansir dari Reuters, harga emas spot pada Senin (31/3) naik 0,80% menjadi US$ 3.125,73 per troy ons, bahkan sempat menyentuh level puncak di US$ 3.128,06. Sementara itu, harga emas berjangka AS juga menguat 1,2% dan ditutup pada level US$ 3.150,30 per ons.
Menurut David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, ketidakpastian yang berlanjut akibat kebijakan tarif Presiden Trump telah menekan pasar ekuitas, mendorong lebih banyak investor untuk beralih ke emas, aset safe haven.
Meger juga menambahkan bahwa meskipun ada potensi aksi ambil untung yang mungkin mempengaruhi pasar, tren kenaikan harga emas tetap kuat dengan dukungan fundamental yang solid.
Kebijakan tarif yang akan diumumkan oleh Trump pada 2 April 2025 dan pemberlakuan tarif mobil pada 3 April 2025 turut memicu ketegangan perdagangan global.
Trump juga berencana untuk mengenakan tarif sekunder 25%-50% terhadap pembeli minyak Rusia, yang turut mempengaruhi pasar keuangan dunia.
Sejak awal tahun 2025, harga emas telah naik sekitar 18%, setelah mencatatkan lonjakan lebih dari 27% sepanjang 2024.
Kenaikan harga emas didorong oleh kebijakan moneter yang mendukung, pembelian besar oleh bank sentral, dan tingginya permintaan dari dana yang diperdagangkan di bursa (ETF).
Banyak bank besar Wall Street, seperti Goldman Sachs, telah menaikkan proyeksi harga emas. Goldman Sachs memperkirakan harga emas bisa melampaui US$ 4.500 per troy ons dalam 12 bulan ke depan, terutama jika kondisi pasar memasuki skenario ekstrem.
Daniel Ghali, ahli strategi komoditas di TD Securities, menyatakan bahwa pembelian kuat dari China dan ketidakpastian kebijakan perdagangan yang dikeluarkan oleh Trump akan terus mendukung lonjakan harga emas dunia.
(bs/n14)
MAKASSAR Seorang anggota polisi, Iptu N, resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menembak Betrand Eka Prasetyo (18) hingga tew
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan menerima kunjungan Safari Ramadan dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Mas
NASIONAL
JAKARTA Sidang uji materi Pasal 71 angka 2 UndangUndang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja terkait kuota internet hangus mendadak r
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kakanwi
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan meluncurkan program Medan Rabu WalkIn Interview (RW), inovasi pertama
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan klarifikasi terkait pernyataannya soal stok bahan ba
EKONOMI
JAKARTA Kuasa hukum mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, Mellisa Anggraini, menyoroti laporan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) t
HUKUM DAN KRIMINAL
CIANJUR Konflik terkait pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Vil
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menghadirkan forum eksklusif bagi nasabah BTN Prioritas dan BTN Private melalui rang
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengikuti kegiatan Inisiasi Peningkatan Kapasitas dan Literasi Sinergi Percepatan dan Perluasan Digi
PEMERINTAHAN