JAKARTA -Presiden RI Prabowo Subianto telah menyiapkan langkah strategis menghadapi kebijakan tarif baru impor yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump.
Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) mengungkapkan tiga strategi utama yang diterapkan Prabowo untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia di tengah perubahan kebijakan global.
Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi PCO, Noudhy Valdryno, menegaskan bahwa pemahaman mendalam Prabowo tentang hubungan internasional dan perdagangan global menjadi kunci dalam menghadapi dinamika ekonomi dunia.
Tiga Strategi Utama Prabowo
1. Perluasan Mitra Dagang
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah bergabungnya Indonesia dengan kelompok ekonomi BRICS.
Keanggotaan ini memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional dan membuka peluang kerja sama ekonomi dengan negara-negara anggota lainnya.
2. Percepatan Hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA)
Pemerintah berfokus pada upaya menambah nilai ekspor SDA dengan mengurangi ekspor bahan mentah.
Salah satu keberhasilan kebijakan ini terlihat di sektor nikel, di mana nilai ekspornya meningkat signifikan dari US$ 3,7 miliar pada 2014 menjadi US$ 34,3 miliar pada 2022.