Tiga Hari Bergerak, Polres Binjai Bekuk 5 Pria dalam Kasus Peredaran Narkoba
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menangkap lima pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah hukum Polres B
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN -Pemerintah resmi menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 sebesar Rp600.000 kepada para pekerja dan buruh terdaftar. Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, terutama di tengah tekanan inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.
Penyaluran bantuan yang dimulai pada akhir Juni 2025 ini merupakan pencairan untuk dua bulan sekaligus dengan nominal Rp300.000 per bulan.
BSU 2025 Sudah Cair, Warganet Bagikan Bukti Penerimaan
Pantauan eBrita dari platform media sosial X (sebelumnya Twitter), sejumlah warganet sudah mengabarkan bahwa BSU 2025 telah cair ke rekening mereka.
"Alhamdulillah, BSU 2025 sudah cair," tulis akun @rosy***, menyertakan tangkapan layar bukti transfer dana sebesar Rp600.000 dari bank penyalur.
Namun, di sisi lain, tak sedikit pula warganet yang mengeluhkan belum menerima BSU, meski namanya sudah tercantum sebagai calon penerima.
"Temenku sekantor tadi sore ada yang udah cair, tapi aku belum," tulis akun @ca***.
"Aku udah lolos tapi belum cair.. btw aku pake BNI sebagian temenku udah cair," ujar @dich***.
Tidak Perlu Daftar, Tapi Wajib Update Data di BPJS Ketenagakerjaan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu melakukan pendaftaran untuk bisa mendapatkan BSU 2025.
Melalui akun resminya @kemnaker, Kemnaker menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan langsung ke rekening para pekerja yang memenuhi syarat, berdasarkan data valid BPJS Ketenagakerjaan.
"BSU 2025 akan langsung disalurkan ke rekening pekerja/buruh yang memenuhi syarat. Jadi enggak perlu daftar apa pun," tulis Kemnaker.
Namun, masyarakat diimbau segera mengecek dan memperbarui data di BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan kelayakan sebagai penerima.
Syarat Penerima BSU 2025 Sesuai Permenaker No.5/2025
Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No.5 Tahun 2025, berikut adalah syarat utama untuk menjadi penerima BSU 2025:
Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan hingga April 2025.
Menerima gaji/upah paling banyak Rp3,5 juta per bulan.
Bukan aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, maupun anggota Polri.
Tidak sedang menerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahun anggaran berjalan.
Kenapa Ada yang Sudah Cair dan Ada yang Belum?
Ketidaksamaan waktu pencairan BSU 2025 terjadi karena:
Proses validasi dan verifikasi data penerima yang dilakukan secara bertahap oleh Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan.
Bank penyalur yang berbeda—setiap bank memiliki waktu transfer yang tidak selalu seragam.
Status keaktifan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang bisa berbeda-beda.
BSU 2025: Solusi untuk Pekerja Berpendapatan Rendah
Bantuan Subsidi Upah ini menjadi angin segar bagi para pekerja di tengah ketidakpastian ekonomi. Dengan BSU 2025, pemerintah berharap masyarakat tetap memiliki daya beli yang stabil, terutama dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Belum Menerima BSU?
Jika Anda memenuhi semua syarat tapi belum menerima BSU 2025, berikut langkah yang bisa diambil:
Cek status keaktifan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Anda.
Pastikan rekening aktif dan sesuai dengan data di BPJS.
Pantau informasi resmi dari Kemnaker melalui situs bsu.kemnaker.go.id.
Hubungi call center Kemnaker 1500-630 atau datang ke kantor Disnaker terdekat.
Penyaluran BSU 2025 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melindungi pekerja sektor informal dan formal berpenghasilan rendah. Meski pencairannya dilakukan bertahap, masyarakat diimbau tetap bersabar dan proaktif mengecek kelengkapan data.
Untuk Anda yang sudah menerima, manfaatkanlah dana ini sebaik mungkin. Bagi yang belum, pastikan Anda sudah memenuhi syarat dan terus pantau informasi terbaru dari Kemnaker.*
(bsn/j006)
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menangkap lima pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah hukum Polres B
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemandangan antrean pasien yang berdesakan kembali menjadi sorotan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, Ka
KESEHATAN
MEDAN Sejumlah wilayah di Kota Medan, Sumatera Utara, dijadwalkan mengalami pemadaman listrik sementara pada Senin, 10 Agustus 2026.Pema
PERISTIWA
JAKARTA Nilai tukar rupiah membuka perdagangan pekan ini dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat. Pada perdagangan awal pekan, r
EKONOMI
JAKARTA Harga sejumlah komoditas bahan pangan mengalami kenaikan pada awal pekan, Senin, 10 Agustus 2026. Beras dan berbagai jenis cabai
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026. Pada pukul 09.01 WIB, IHSG naik 30,94
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam tidak mengalami perubahan pada perdagangan Senin, 10 Agus
EKONOMI
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melepas keberangkatan 34 peserta beserta pendamping Kwartir Cabang (Kwar
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hat
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Ut
PEMERINTAHAN