Prabowo Absen di Zikir Kebangsaan Monas, Menag Ungkap Alasan di Baliknya
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto batal menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas)
NASIONAL
JAKARTA – Bank Dunia dalam laporan terbarunya Indonesia Economic Prospects (IEP) edisi Juni 2025, memproyeksikan penerimaan pajak Indonesia akan mengalami penurunan pada tahun ini.
Rasio penerimaan pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan hanya akan mencapai 9,9% di 2025, lebih rendah dibandingkan 10,1% pada 2024 dan 10,4% pada 2022.
Bank Dunia menyebut, penurunan ini disebabkan oleh kombinasi faktor struktural dan sementara yang menekan basis penerimaan negara.
Salah satu penyebab utama pelemahan penerimaan pajak tahun ini adalah implementasi sistem coretax yang memperpanjang batas waktu pembayaran, serta perubahan tarif pemotongan pajak penghasilan pribadi, yang menyebabkan kelebihan pembayaran pada 2024 dan pengembalian lebih besar pada awal 2025.
Tak hanya itu, pelemahan ini turut dipengaruhi oleh turunnya harga komoditas ekspor, melemahnya daya beli masyarakat, serta hilangnya potensi penerimaan dari PPN 12% yang dibatalkan oleh pemerintah.
Bank Dunia juga menyoroti dampak pengalihan deviden BUMN ke Lembaga Pengelola Investasi (Danantara) yang menyebabkan hilangnya salah satu sumber penting penerimaan negara.
"Kebijakan fiskal menghadapi tekanan dari sisi penerimaan. Penerimaan pajak akan mengalami kontraksi jangka pendek sebelum pulih secara bertahap mulai 2026," demikian kutipan dari laporan IEP Bank Dunia.
Meski tahun ini diprediksi suram dari sisi fiskal, Bank Dunia tetap optimistis bahwa penerimaan pajak akan mulai membaik di 2026 dan 2027, seiring dengan pemulihan ekonomi, stabilisasi harga komoditas, serta efektivitas kebijakan perpajakan jangka menengah yang dijalankan pemerintah.
"Rasio pajak terhadap PDB diperkirakan kembali meningkat seiring pemulihan ekonomi dan perbaikan sistem administrasi pajak," tulis Bank Dunia.
Pemerintah pun diharapkan mengambil langkah korektif untuk menjaga keberlanjutan fiskal, terutama dalam menghadapi kebutuhan belanja infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan ke depan.*
(mt/a008)
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto batal menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas)
NASIONAL
JAKARTA Youtuber sekaligus streamer Muhammad Jannah alias Bigmo dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan mengeksploitasi anak untuk ke
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan penerbangan perdana Wings Air rute Bandara Internasional Ku
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh mengajak masyarakat mengunjungi pameran foto jurnalistik bertajuk Prahara Pulau Emas yang
NASIONAL
KUPANG Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan seluruh kader dan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ag
POLITIK
LANGKAT Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut Maulana Muttaqien, Sabtu (1/8/2026), secara
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah, menilai keberhasilan pemberantasan korupsi tidak semestinya diukur dari banyaknya pe
NASIONAL
JAKARTA Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dipadati ribuan jemaah yang menghadiri kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan, Sabtu (
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi ancaman kekeringan yang berpotensi ter
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung Program Sekolah Rakyat melalui pembi
NASIONAL