BREAKING NEWS
Sabtu, 01 Agustus 2026

PFI Aceh Gelar 'Prahara Pulau Emas', Pameran Foto yang Rekam Luka dan Ketangguhan Korban Bencana

T.Jamaluddin - Sabtu, 01 Agustus 2026 19:58 WIB
PFI Aceh Gelar 'Prahara Pulau Emas', Pameran Foto yang Rekam Luka dan Ketangguhan Korban Bencana
Anshar Ketua Pewarta Foto Indonesia ( PFI ) Aceh, Bersama Walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa'aduddin Jamal . (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh mengajak masyarakat mengunjungi pameran foto jurnalistik bertajuk "Prahara Pulau Emas" yang akan digelar di Museum Tsunami Aceh, Kota Banda Aceh, pada 3–8 Agustus 2026. Pameran ini menghadirkan puluhan karya foto yang merekam peristiwa banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada penghujung 2025.

Pameran tersebut merupakan bagian dari roadshow nasional yang digagas oleh Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama Yayasan Riset Visual mataWaktu dan PLN. Sebelum hadir di Banda Aceh, pameran telah diselenggarakan di Tanah Datar, Sumatera Barat, dan selanjutnya akan ditutup di Medan, Sumatera Utara.

Puluhan karya foto jurnalistik yang dipamerkan merupakan hasil dokumentasi langsung para pewarta foto saat meliput berbagai bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.

Baca Juga:

Tak hanya menampilkan dampak kehancuran akibat bencana, pameran ini juga mengangkat kisah ketangguhan masyarakat, semangat gotong royong, serta proses pemulihan yang dilakukan bersama setelah bencana terjadi.


(salah satu Foto yang ikut di pamerkan). (Panitia)


Melalui karya-karya tersebut, PFI ingin menjadikan fotografi jurnalistik sebagai ruang refleksi sekaligus media edukasi agar pengalaman bencana menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat.


Ketua PFI Aceh, M. Anshar, mengatakan pameran ini bukan untuk membangkitkan trauma masyarakat, melainkan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

"Foto jurnalistik bukan sekadar merekam peristiwa, tetapi juga menyimpan ingatan kolektif sebuah bangsa. Melalui pameran ini kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa di balik setiap bencana selalu ada kisah tentang ketangguhan, solidaritas, dan kemanusiaan," ujar Anshar di Banda Aceh, Sabtu (1/8/2026).

Ia berharap setiap karya yang dipamerkan mampu menjadi ruang refleksi sekaligus sarana edukasi untuk membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

Pada hari pembukaan, PFI Aceh juga menggelar diskusi bertajuk "Prahara Pulau Emas" yang menghadirkan Pendiri Yayasan Riset Visual mataWaktu, Oscar Motuloh, serta kurator pameran sekaligus Pewarta Foto Harian Kompas, Danu Kusworo.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Purbaya: UU PFII Jadi Kunci Indonesia Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
DPR Ketok Palu! UU Pusat Finansial Internasional Indonesia Resmi Berlaku
PFI Aceh Siapkan Roadshow Pameran Foto "Sumatera Bangkit", Angkat Kisah Ketangguhan Warga Pasca Bencana
PFII Dikebut, Indonesia Matangkan Peta Jalan Jadi Pusat Finansial Global Baru
Fotografer AFP Asal Aceh Sabet APFI 2026 Lewat Karya “The Hope” Bertema Lingkungan
Aksi “Free Aceh, Free Papua, Free Maluku” di Forum PBB Viral, Kemlu RI: Tindakan Provokatif dan Tidak Etis
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru