BREAKING NEWS
Rabu, 04 Maret 2026

Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.197 per Dolar AS pada Awal Pekan

Adelia Syafitri - Senin, 30 Juni 2025 09:25 WIB
Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.197 per Dolar AS pada Awal Pekan
Ilustrasi. (foto: vocazine)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah tipis pada perdagangan awal pekan ini, Senin (30/6/2025).

Berdasarkan data dari Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), rupiah terdepresiasi sebesar 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.197 per dolar AS, dibandingkan posisi akhir pekan lalu di level Rp16.195 per dolar AS.

Pelemahan ini terjadi di tengah fluktuasi pasar global yang masih dibayangi oleh sejumlah sentimen eksternal, termasuk arah kebijakan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed), dinamika geopolitik Timur Tengah, serta perkembangan data ekonomi global yang turut memengaruhi arus modal ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

Analis pasar uang memproyeksikan bahwa tekanan terhadap rupiah masih berpeluang terjadi dalam jangka pendek, seiring dengan masih kuatnya permintaan dolar AS dan ketidakpastian eksternal yang membayangi.

Sementara dari dalam negeri, fundamental ekonomi Indonesia dinilai tetap solid dengan cadangan devisa yang cukup kuat, neraca perdagangan yang masih mencatat surplus, serta inflasi yang relatif terkendali.

Meski demikian, penguatan dolar di pasar global dan aliran dana keluar dari pasar obligasi Indonesia menjadi faktor penekan terhadap kinerja rupiah.

Bank Indonesia (BI) sebelumnya menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga stabilitas nilai tukar melalui berbagai langkah intervensi, baik di pasar spot, domestic non-deliverable forward (DNDF), maupun pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Pada perdagangan hari ini, pelaku pasar akan mencermati pergerakan indeks dolar AS, sentimen dari pernyataan pejabat The Fed, serta perkembangan geopolitik dan harga komoditas global yang dapat memengaruhi arah nilai tukar dalam waktu dekat.*

(at/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru