Terungkap! Ada Penerima MBG yang Tercatat Dua Kali, BGN Mulai Bersihkan Data
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan adanya data ganda dalam daftar penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan tersebut
NASIONAL
JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) menanggapi sejumlah nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) terkait pembelian produk dan investasi di Amerika Serikat sebagai bagian dari proses negosiasi tarif perdagangan yang tengah berlangsung antara Indonesia dan AS.
Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, mengungkapkan bahwa MoU yang telah ditandatangani antara pihak Indonesia dan Amerika Serikat hanya berfungsi sebagai "sweetener" atau pemanis dalam proses tersebut.
Menurut Haryo, meskipun beberapa kesepakatan yang tercapai melibatkan jumlah yang cukup besar, melebihi defisit neraca perdagangan antara kedua negara, ini seharusnya tidak diartikan sebagai kesepakatan yang sepenuhnya mengatasi masalah tarif impor yang kini diterapkan AS terhadap produk Indonesia.
"Kesepakatan ini bisa menjadi pemanis untuk upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah. Sempat Pak Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa nilainya sudah melebihi defisit yang disampaikan pihak AS," ujar Haryo dalam media briefing, Rabu (9/7/2025).
Haryo menjelaskan bahwa pemerintah mendorong sektor swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk segera menuntaskan rencana transaksi perdagangan dan investasi dengan mitra bisnis di AS.
Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah hanya berperan sebagai pendorong agar MoU tersebut dapat terlaksana, dan keputusan final ada pada pihak bisnis yang terlibat.
"MoU ini masuk ke ranah bisnis. Pemerintah tidak akan masuk terlalu jauh, yang jelas kami mendorong agar kesepakatan tersebut dilaksanakan jika menguntungkan kedua belah pihak," lanjutnya.
Pada awalnya, pemerintah Indonesia berharap bahwa pelaku usaha dapat menyelesaikan semua transaksi dan kesepakatan dengan mitra AS pada 7 Juli 2025.
Namun, hingga batas waktu yang ditetapkan, proses tersebut belum sepenuhnya final, dan angka-angka yang tercatat dalam MoU tersebut belum bisa dipastikan.
Pada 7 April 2025, sejumlah MoU telah ditandatangani oleh perusahaan Indonesia dan AS dalam berbagai sektor.
Beberapa di antaranya melibatkan MoU antara produsen gandum Indonesia dan US Wheat Associates, MoU antara Sorini Agro Asia Corporindo dan Cargill tentang pembelian jagung, serta MoU antara PT Kilang Pertamina Internasional dan beberapa perusahaan energi global seperti ExxonMobil dan Chevron.
Namun, Haryo mengonfirmasi bahwa meskipun beberapa MoU tersebut telah ditandatangani, pihak AS belum bersedia mengungkapkan secara rinci nilai total dari kesepakatan tersebut karena masih dalam proses finalisasi.
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan adanya data ganda dalam daftar penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Temuan tersebut
NASIONAL
BIREUEN Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Jembatan Krueng Tingkem di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, A
NASIONAL
DENDANG Kapolsek Dendang menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan pers sebagai upaya memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian
NASIONAL
JAKARTA Polisi menyelidiki temuan ratusan senjata yang ditemukan di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat batas minimum pengeluaran rumah tangga agar tidak masuk kategori miskin mencap
EKONOMI
BINJAI Perusahaan Daerah (PD) Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Provinsi Sumatera Utara kembali mengamankan aset milik Pemerintah Provinsi S
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sumatera Utara, Titiek Sugiharti, mengajak para
PEMERINTAHAN
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tengah menetapkan pria asal Medan, Dhayalen alias Roberto, sebagai tersangka dalam perkara dug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan, J
NASIONAL
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Su
NASIONAL