BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Februari 2026

AHY Ungkap Truk Keluarkan Rp150 Juta per Tahun karena Pungli, Biaya Logistik Jadi Mahal

- Kamis, 17 Juli 2025 19:31 WIB
AHY Ungkap Truk Keluarkan Rp150 Juta per Tahun karena Pungli, Biaya Logistik Jadi Mahal
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) (foto: website AHY)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap fakta mengejutkan terkait tingginya biaya logistik di Indonesia.

Ia menyebutkan, setiap unit truk harus mengeluarkan biaya antara Rp100 juta hingga Rp150 juta per tahun akibat banyaknya pungutan liar (pungli) di jalanan.

"Ada datanya. Setiap truk harus mengeluarkan Rp100–150 juta per tahun. Jadi, kenapa biaya logistik mahal? Karena banyak pungli di sana-sini," tegas AHY usai Rapat Koordinasi Penanganan Kendaraan ODOL (Over Dimension Over Load) di Jakarta, Kamis (17/7/2025).

AHY menegaskan bahwa praktik pungli tersebut menjadi salah satu penyebab utama mahalnya biaya logistik nasional dan harus segera ditindak tegas oleh aparat penegak hukum.

"Tindakan harus tegas. Jelas melawan hukum itu. Siapa pun harus kita tindak," tegas AHY.

Dalam rapat koordinasi tersebut, AHY melibatkan sejumlah pihak penting, seperti Kejaksaan RI, Korlantas Polri, dan kementerian terkait, untuk membahas langkah strategis dalam menertibkan praktik ODOL dan memutus mata rantai pungli.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah telah mengidentifikasi sejumlah daerah yang kerap menjadi lokasi praktik pungli terhadap kendaraan angkutan barang, khususnya truk ODOL.

Menanggapi pernyataan AHY, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap anggotanya yang terbukti atau dilaporkan terlibat pungli di lapangan.

"Kami serius menangani ini. Anggota yang terbukti melakukan pungli akan ditindak tegas," ujarnya.

AHY menambahkan, jika biaya-biaya tak resmi ini berhasil diberantas, maka tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa penggunaan truk ODOL lebih murah dibandingkan dengan truk standar. "Efisiensi biaya transportasi akan meningkat, dan dampak positifnya akan terasa luas hingga ke konsumen akhir," pungkasnya.*

(km/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru