Pj Sekdaprov Sumut: Olahraga Bukan Lagi Pilihan, tapi Kebutuhan
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sulaiman Harahap mengajak Komite Olahraga Masyarakat Ind
PEMERINTAHAN
JAKARTA TIMUR - Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) di Jakarta Timur menjadi sorotan setelah terungkapnya maraknya isu beras oplosan yang disorot tajam oleh Presiden Prabowo Subianto.
Beberapa pedagang di pasar terbesar di Indonesia ini terpaksa menghadapi pemeriksaan intensif dari Satgas Pangan hingga pihak kepolisian.
Suasana di Pasar Induk Cipinang tampak seperti biasa, dengan truk-truk dan pick-up pengangkut beras yang lalu-lalang. Meskipun demikian, beberapa pedagang enggan memberikan komentar terkait kondisi mereka yang tengah dihadapkan dengan masalah beras oplosan.
Salah satu pedagang beras yang ditemui, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak bersedia diwawancarai terkait situasi yang kini tengah terjadi. Begitu juga dengan Ketua Koperasi Pasar Induk Beras Cipinang, Zulkifli Rasyid, yang memilih untuk tidak memberikan komentar lebih lanjut.
Di sisi lain, tim Satgas Pangan Polda Metro Jaya terpantau tengah berkeliling memeriksa kualitas beras di berbagai gudang distributor dan produsen. Mereka juga mengambil sampel untuk diuji lebih lanjut.
Kasubdit 1 Industri dan Perdagangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Ardila Amry, menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas jika ditemukan unsur pidana dalam kasus ini.
"Kami akan melakukan tindakan hukum jika ada bukti yang mendukung adanya pengoplosan beras. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menjaga kualitas pangan di Indonesia," ujar AKBP Ardila.
Salah seorang pemilik toko beras yang diperiksa, Hidayat, mengatakan bahwa dia sangat terbuka terhadap proses pemeriksaan dan sebelumnya sudah berhadapan dengan Bareskrim Polri. Ia juga tidak keberatan untuk memberikan sampel beras yang dijualnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada para pelaku pengoplos beras, menyebut bahwa praktek tersebut merugikan negara hingga Rp 100 triliun per tahun. Prabowo juga menyatakan bahwa sudah ada 212 perusahaan penggilingan padi yang terbukti melanggar aturan distribusi beras.
"Ini adalah masalah serius yang merugikan negara, dan seharusnya dapat masuk dalam ranah hukum pidana," tegas Prabowo dalam pidatonya.
Satgas Pangan dan aparat terkait terus melakukan investigasi untuk menuntaskan praktik beras oplosan yang dianggap sangat merugikan masyarakat dan ekonomi negara.*
(j006)
MEDAN Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov Sumut) Sulaiman Harahap mengajak Komite Olahraga Masyarakat Ind
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai efisiensi anggaran pertahanan m
NASIONAL
BOYOLALI Seorang siswa sekolah dasar (SD) asal Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mencuri perhatian publik setelah berhasil menemukan cela
SOSOK
JAKARTA Rien Wartia Trigina atau yang dikenal dengan nama Erin, yang juga mantan istri artisAndre Taulany, kembali menghadapi gugatan da
ENTERTAINMENT
SABANG Ketua Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Aceh, Dr. Taqwaddin, menyebut pelantikan Pengurus
NASIONAL
BANDA ACEH Pemerintah Aceh terus mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025. Fokus u
NASIONAL
LHOKSEUMAWE Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa sekaligus Danrindam Iskandar Muda, Brigjen TNI Ali Imran, memimpin upacara Serah Teri
NASIONAL
MEDAN Seorang pria berinisial ET (39) diduga membakar ayah kandungnya yang telah lanjut usia di Jalan Wakaf II, Pinang Baris, Kota Medan
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun di Desa Sukamakmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang,
PERISTIWA
MEDAN PSMS Medan kembali memperkuat skuadnya menjelang bergulirnya kompetisi Championship 20262027. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu re
OLAHRAGA