Usai Konflik Timur Tengah, 24.022 Jemaah Umrah Indonesia Sukses Pulang ke Tanah Air
JAKARTA Sebanyak 24.022 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Tanah Air setelah melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi. Kepulangan je
INTERNASIONAL
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melaju di zona hijau pada pembukaan perdagangan Rabu pagi ini (30/7), didorong oleh lonjakan sejumlah saham unggulan seperti PT Sinarmas Multiartha Tbk. (SMMA), PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG), hingga PT Barito Pacific Tbk. (BRPT).
Berdasarkan data RTI Business, IHSG dibuka naik 24,15 poin atau 0,32% ke posisi 7.642,06.
Sepanjang awal perdagangan, indeks bergerak di kisaran 7.634 hingga 7.644.
Tercatat, sebanyak 247 saham menguat, 94 saham melemah, dan 232 saham stagnan.
Kapitalisasi pasar turut mengalami peningkatan, mencapai Rp13.763 triliun.
Sejumlah saham yang mencatatkan kenaikan signifikan pagi ini antara lain:
- SMMA naik 9,57% ke Rp20.600
- DSNG melesat 9,09% ke Rp1.200
- BRPT menguat 1,92% ke Rp2.660
- MEDC naik 1,89% ke Rp1.345
Sementara itu, saham perbankan kapitalisasi besar bergerak bervariasi. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) tercatat turun 1,28% ke Rp3.870, sementara PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) naik tipis 0,3% ke Rp8.425 dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) melemah 0,21% ke Rp4.700 per saham.
Market Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Chory Ramdhani, menyebutkan bahwa penguatan IHSG hari ini mencerminkan kepercayaan pasar yang relatif stabil, terutama karena indeks berhasil bertahan di atas level support 7.550 pada sesi sebelumnya.
"Secara teknikal, selama IHSG masih berada di atas level support 7.550, peluang menuju resistance di 7.800 masih terbuka," ungkap Chory dalam riset hariannya.
Ia juga menyarankan investor untuk mencermati saham-saham berpotensi seperti WIFI, MBMA, MEDC, dan BRMS dalam perdagangan hari ini.
Tim Analis MNC Sekuritas dalam catatannya menyebutkan bahwa IHSG masih berada pada bagian akhir dari wave v dari wave (iii) dari wave [c], dengan potensi penguatan menguji area 7.675–7.699.
Namun, tetap ada potensi koreksi ke kisaran 7.604 hingga 7.564.
Adapun level support hari ini diperkirakan berada di 7.485 dan 7.344, dengan resistance di 7.675 dan 7.758.
Saham yang masuk radar rekomendasi MNC Sekuritas antara lain CMRY, EXCL, PSAB, dan RAJA.
Disclaimer: Artikel ini disusun semata-mata untuk tujuan informasi dan bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Redaksi tidak bertanggung jawab atas segala risiko investasi yang ditimbulkan.*
(bi/a008)
JAKARTA Sebanyak 24.022 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Tanah Air setelah melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi. Kepulangan je
INTERNASIONAL
JAKARTA Kombes Ardiyanto Tedjo Baskoro, yang menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT),
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Diskotek Blue Night di Jalan Binjai, Emplasmen Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, dirazia oleh petugas Bad
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI SELATAN Kerusakan tutupan hutan di kawasan Ekosistem Batangtoru dinilai berdampak langsung terhadap perubahan kondisi aliran Su
NASIONAL
JAKARTA Perserikatan BangsaBangsa menyatakan keprihatinan atas serangan penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Sabtu (15/3), kembali menyebabkan banj
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang tetap melaksanakan tugasnya di tenga
PEMERINTAHAN
TEHERAN Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras yang menargetkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dengan anc
INTERNASIONAL
JAKARTA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah memberikan perlindungan darurat kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, melepas ribuan peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh di Depo
NASIONAL