Waisak 2026, Menag Ajak Umat Buddha Perkuat Toleransi dan Welas Asih
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha untuk terus memperkuat nilai toleransi, persaudaraan, welas asih, serta kontr
NASIONAL
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menepis wacana soal adanya "permainan data" terhadap angka pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,12 persen pada kuartal II 2025.
Menurutnya, capaian tersebut bukan hasil rekayasa, melainkan dipicu oleh pemulihan konsumsi dan investasi yang kuat di tengah masyarakat.
"Saya sampaikan sekali lagi: 'Mana ada (permainan data)?'," ujar Airlangga sambil mengacungkan jempol saat menjawab pertanyaan media di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa malam (5/8).
Airlangga menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi didorong oleh:
- Konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,97 persen, memberikan kontribusi signifikan sebesar 54,25 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
- Investasi melonjak 6,99 persen, dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 27,83 persen.
Ia juga merujuk data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang naik 0,3 poin menjadi 117,8 pada bulan Juni dibandingkan Mei, serta beberapa indikator lain yang menunjukkan dinamika ekonomi positif:
- Transaksi digital naik 6,26 persen (uang elektronik) dan 7,5 persen pada penjualan e-commerce (q‑to‑q).
- Wisatawan nusantara (wisnus) meningkat 22,3 persen, dan wisatawan mancanegara (wisman) naik 23,32 persen.
- Tambahan lapangan kerja sebesar 3,6 juta (Februari 2024 ke Februari 2025).
"Saya kira data‑data ini mencerminkan perbaikan daya beli dan aktivitas ekonomi yang nyata," imbuh Airlangga.
Meski demikian, Ekonom dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menyampaikan skeptisisme.
Menurutnya, pertumbuhan triwulan II penuh tidak konsisten dengan beberapa indikator seperti:
- Tidak adanya momentum seperti Ramadan-Lebaran pada kuartal tersebut.
- PMI manufaktur yang terus di bawah 50 poin, menandakan ketidakcukupan ekspansi industri.
- Lonjakan PHK sebesar 32 persen secara YoY selama Januari–Juni.
"Fakta bahwa konsumsi rumah tangga hanya tumbuh 4,96 persen, hampir sama dengan kuartal sebelumnya, menimbulkan tanda tanya besar. Tidak ada indikator kuat yang menjelaskan lonjakan pertumbuhan sampai 5,12 persen," tegas Huda.
Airlangga mendukung penuh independensi Badan Pusat Statistik (BPS) dalam menyajikan data ekonomi.
Ia menegaskan bahwa rentetan indikator yang positif menunjukkan validitas data tanpa intervensi.
Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12 persen pada kuartal II 2025 bukanlah hasil manipulasi, melainkan cerminan pemulihan aktivitas ekonomi yang luas, seiring implementasi kebijakan proaktif dari pemerintah.*
(tt/a008)
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Buddha untuk terus memperkuat nilai toleransi, persaudaraan, welas asih, serta kontr
NASIONAL
JAKARTA Sejumlah harga komoditas pangan mengalami kenaikan usai libur panjang Iduladha pada akhir pekan ini. Kenaikan terutama terjadi p
EKONOMI
JAKARTA Kuasa hukum PT Putraprima Mineral Mandiri (PMM), Poltak Silitonga, membantah tudingan bahwa perusahaannya tidak kooperatif dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT QMB New Energy Materials meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 Corporate Level STAR 4 (Bintang 4) berkat program tanggung ja
NASIONAL
JAKARTA Polisi menangkap pasangan suami istri berinisial RM dan ER, pemilik wedding organizer (WO) Marwah yang diduga menipu puluhan pas
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kasus kekerasan seksual yang melibatkan pengasuh Padepokan Padang Ati di Pekalongan kembali memicu keresahan publik. Peristiwa i
NASIONAL
SOLO Pakar linguistik Universitas Sebelas Maret (UNS), Miftah Nugroho, menilai Indonesia belum siap menerapkan pengajaran bahasa Prancis
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Momentum Idul Adha tidak sematamata dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan kurban. Lebih dari itu, umat Islam diajak un
AGAMA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak 2570 Buddhis Era (BE) kepada seluruh umat Buddha di Indon
NASIONAL
MAKKAH Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menyatakan proses pemulangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Air akan dimula
AGAMA