Wali Kota Tanjung Balai Mahyaruddin Salim Sampaikan Ucapan Dirgahayu ke-107 Damkar & ke-76 Satpol PP
TANJUNG BALAI Peringatan Dirgahayu ke107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) serta Dirgahayu ke76 Satuan Polisi Pamong Praja (
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Pemerintah melalui Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) membantah tudingan sejumlah pihak terkait dugaan manipulasi data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2025 yang tercatat sebesar 5,12 persen.
Kepala PCO, Hasan Nasbi, menegaskan bahwa data yang disampaikan pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS) telah sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
"Pemerintah itu jujur-jujur saja dalam menyampaikan data. Kalau turun, ya disebut turun. Kalau naik, ya dikatakan naik," ujar Hasan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Hasan mencontohkan transparansi pemerintah dengan menyebutkan bahwa pada kuartal IV 2024 lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia dirilis sebesar 5,02 persen.
Kemudian, pada kuartal I 2025, angka tersebut turun menjadi 4,87 persen.
"Penurunan itu kami sampaikan sebagaimana adanya. Pemerintah tidak menutupi kenyataan," imbuhnya.
Hasan menyayangkan adanya sebagian pihak yang meragukan keabsahan data ekonomi jika angkanya dinilai positif, namun mudah mempercayainya ketika data menunjukkan kondisi negatif.
"Kita kan tidak sedang membuat ramalan zodiak. Kalau sesuai keinginan dipercaya, kalau tidak sesuai lalu dipertanyakan. Ini pendekatan ilmiah, bukan spekulatif," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan Hasan menanggapi kritik dari sejumlah ekonom, termasuk Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira.
Bhima menyebut terdapat kejanggalan antara data pertumbuhan industri pengolahan versi BPS dan data Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia.
Ia menyoroti pertumbuhan industri pengolahan yang tercatat tumbuh 5,68 persen di tengah penurunan indeks PMI ke level 46,9 pada akhir Juni 2025.
Selain itu, Bhima juga mempertanyakan rendahnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang hanya mencapai 4,97 persen, padahal kontribusinya terhadap PDB mencapai 54,25 persen.
Ia menilai angka pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12 persen menjadi tidak selaras jika indikator utama seperti konsumsi dan industri mengalami perlambatan.
"Idealnya konsumsi rumah tangga tumbuh di atas 5 persen untuk mendukung capaian pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Bhima.
Menyikapi kritik tersebut, Hasan menegaskan bahwa seluruh data yang dikeluarkan BPS telah melalui proses verifikasi dan metodologi statistik yang kredibel.
Pemerintah, kata dia, tetap terbuka terhadap masukan publik dan akan terus mendorong peningkatan akurasi serta transparansi data ekonomi nasional.
"Kami menghormati pandangan kritis dari para ekonom, dan itu menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik," tutup Hasan.
Dengan perdebatan yang berkembang, publik diharapkan dapat menilai secara objektif berdasarkan data dan fakta yang telah tersedia, serta mencermati perkembangan ekonomi nasional dengan bijak.*
(mi/a008)
TANJUNG BALAI Peringatan Dirgahayu ke107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) serta Dirgahayu ke76 Satuan Polisi Pamong Praja (
PEMERINTAHAN
DENPASAR TP PKK Provinsi Bali memperkuat sinergi kerja sama pemberdayaan perempuan dan program inklusi sosial bersama Konsulat Jenderal
NASIONAL
LABUSEL Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan kembali melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan sebagai wujud komitmen menghadirkan pemer
PEMERINTAHAN
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, menerima kunjungan silaturahmi Kepala Badan Narkotika Nasional (
PEMERINTAHAN
PANGKALPINANG Momentum Ramadan dimanfaatkan Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, untuk mempererat komunikasi dengan insan pers di
NASIONAL
MEDAN Pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana melalui Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Rabu (4/3/2026), nyaris menyentuh angka Rp 17.000 per dollar Ameri
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Rabu (4/3/2026), melemah 77,26 poin atau 0,97 persen ke
EKONOMI
OlehRuben Cornelius SiagianPROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) lahir dari sebuah gagasan yang terdengar mulia, yaitu negara ingin memastikan
OPINI
JAKARTA Harga emas Antam 24 karat kembali mengalami penurunan setelah sebelumnya sempat naik imbas ketegangan geopolitik di Timur Tengah
EKONOMI