Lailatul Qadar, Zakat, dan Spirit Kemanusiaan di Penghujung Ramadan
Oleh Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., PhPENGHUJUNG bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana spiritual yang khas dalam kehidupan umat Islam
OPINI
MEDAN — Kepala Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah I Medan, Ridho Pamungkas, angkat suara terkait mencuatnya dugaan praktik kartel dalam distribusi beras premium.
Dugaan ini mengemuka setelah ditemukan kesamaan harga beras di pasaran, seperti Rp77.000 per 5 kg dan Rp154.000 per 10 kg, di berbagai titik penjualan di Sumatera Utara.
Menurut Ridho, kesamaan harga memang bisa menjadi indikator awal adanya kartel. Namun demikian, penelusuran lebih dalam tetap dibutuhkan untuk memastikan ada atau tidaknya praktik anti-persaingan.
"Kesamaan harga bisa disebabkan oleh patokan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Walau tidak ada kesepakatan eksplisit antarprodusen, HET sering dijadikan acuan maksimal," kata Ridho dalam keterangannya, Senin (11/8/2025).
Ridho menyebutkan bahwa sebagian produsen kemungkinan tengah mengalami tekanan biaya produksi, khususnya dari kenaikan harga gabah di tingkat petani, tanpa dibarengi penyesuaian HET dari pemerintah.
Hal ini berpotensi mendorong mereka menurunkan mutu produk, namun tetap menjualnya sebagai beras premium.
"Mereka bisa menambah kadar pecah atau mengurangi proses pengolahan untuk mengurangi biaya. Ini berbahaya, karena konsumen tetap membeli dengan harga premium, tapi mutu tak sesuai," ungkapnya.
Ridho juga mewanti-wanti risiko kelangkaan beras premium di pasaran. Jika produsen tidak bisa menyesuaikan harga jual dengan biaya produksi, mereka berpotensi menahan distribusi atau berhenti memproduksi.*
"Jika terus memaksakan menjual sesuai HET, sementara biaya naik, maka distribusi bisa terganggu. Ini membuka celah terjadinya kelangkaan," jelasnya.
Sebagai solusi, KPPU Wilayah I mengkaji beberapa langkah, seperti:
Evaluasi atau penyesuaian HET
Penghapusan kategori beras premium dan medium, agar harga terbentuk secara alami berdasarkan kualitas produk
"Jika tanpa HET, maka harga bisa lebih fleksibel dan persaingan lebih sehat. Produsen pun terdorong bersaing lewat mutu, bukan sekadar harga," pungkas Ridho.*
(ms/j006)
Oleh Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., PhPENGHUJUNG bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana spiritual yang khas dalam kehidupan umat Islam
OPINI
JAKARTA Pemerintah membuka rencana pemotongan gaji menteri hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai bagian dari upaya efisie
POLITIK
TEHERAN Pemerintah Iran mengonfirmasi kematian Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Ali Larijani, akibat serangan udara yang diduga
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut dugaan korupsi dalam penyelenggaraan dan pembagian kuota haji sebagai perkara besar. Lemba
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA, 17 Maret 2026 Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Rakyat In
EKONOMI
BANDA ACEH Cuaca di wilayah Provinsi Aceh pada hari ini didominasi kondisi berawan dengan hujan ringan yang terjadi di sejumlah daerah.
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sebagian besar wilayah Sumatera Utara pada hari ini didominasi hujan ringan dan kondisi berawan. Intensitas hujan terpant
NASIONAL
JAKARTA Cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari ini diprakirakan didominasi kondisi berawan di seluruh wilayah administratif. Meski tidak
NASIONAL
BANDUNG Cuaca di wilayah Jawa Barat pada hari ini didominasi hujan ringan dan kondisi berawan di sejumlah daerah. Intensitas hujan terca
NASIONAL
YOGYAKARTA Cuaca cerah diprakirakan mendominasi seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari ini. Kondisi ini terjadi mera
NASIONAL