Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Senin pagi (25/8/2025).
Pergerakan positif ini terjadi di tengah ekspektasi pasar global terhadap keputusan suku bunga Bank Sentral AS (The Federal Reserve) pada pertemuan bulan depan.
Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.06 WIB, rupiah tercatat menguat sebesar 0,57% ke posisi Rp16.257 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp16.350,5 per dolar AS.
Sementara itu, indeks dolar AS justru menguat 0,24% ke posisi 97,95.
Selain rupiah, beberapa mata uang negara Asia lainnya juga turut dibuka menguat terhadap dolar AS, di antaranya:
- Dolar Hongkong menguat 0,05%
- Dolar Taiwan menguat 0,39%
- Peso Filipina menguat 0,53%
- Yuan China naik 0,02%
- Ringgit Malaysia terapresiasi cukup kuat, yakni 0,58%
Sementara itu, sejumlah mata uang Asia lainnya justru dibuka melemah:
- Yen Jepang turun 0,31%
- Dolar Singapura melemah 0,16%
- Won Korea Selatan turun 0,30%
- Rupee India melemah 0,30%
- Baht Thailand turun tipis 0,09%
Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, menyampaikan bahwa saat ini pelaku pasar tengah mencermati sinyal kebijakan moneter The Fed, terutama terkait kemungkinan pemangkasan suku bunga pada pertemuan September 2025.
"Sejumlah pejabat The Fed masih ingin mempertahankan suku bunga karena inflasi belum sepenuhnya terkendali. Namun di sisi lain, data manufaktur AS menunjukkan perbaikan, sehingga memberikan dorongan pada penguatan dolar," ungkap Ibrahim dalam keterangannya, Jumat (22/8/2025).
Dari dalam negeri, Ibrahim menyoroti bahwa sentimen negatif turut datang dari kasus hukum yang menimpa Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenzer.
Kasus ini mendapat perhatian luas, termasuk dari media internasional.
"Kondisi ini menimbulkan sedikit kegaduhan, terutama karena berkaitan dengan stabilitas politik kabinet Prabowo-Gibran. Hal ini turut menekan rupiah," tambahnya.
Meski demikian, penguatan rupiah di awal perdagangan menunjukkan adanya kepercayaan pasar terhadap stabilitas ekonomi domestik jangka pendek.
Namun, Ibrahim memperkirakan bahwa rupiah masih berpotensi mengalami tekanan dan dapat ditutup kembali melemah di kisaran Rp16.350 per dolar AS jika tekanan eksternal meningkat.
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi umum dan bukan sebagai bentuk rekomendasi investasi atau keputusan jual beli mata uang.*
(bi/a00)
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL