BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Pasar Saham Bangkit Tipis, IHSG Naik 0,22% di Awal Perdagangan

Paul Antonio Hutapea - Rabu, 27 Agustus 2025 09:47 WIB
Pasar Saham Bangkit Tipis, IHSG Naik 0,22% di Awal Perdagangan
Ilustrasi. (foto: bizhare)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN (BITV) — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini dengan catatan positif.

Pada pukul 09.20 WIB, IHSG tercatat menguat sebesar 17,66 poin atau setara 0,22%, menembus level 7.923.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi saham pagi ini telah mencapai 5 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp2,95 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 340.123 kali.

Baca Juga:

Sejumlah 271 saham dibuka menguat, 220 saham melemah, sementara 177 saham tercatat stagnan.

Tim riset BRI Danareksa Sekuritas mencatat adanya aksi beli bersih investor asing atau net foreign buy sebesar Rp1,77 triliun di pasar reguler.

Baca Juga:

IHSG diproyeksikan akan tetap bergerak dalam fase konsolidasi, dengan kisaran resistance di 8.000 dan support di 7.802.

"Pasar masih mencermati potensi pemangkasan suku bunga oleh The Fed serta tanggal efektif rebalancing indeks MSCI yang jatuh hari ini," tulis BRI Danareksa dalam riset hariannya.

Adapun saham-saham unggulan yang direkomendasikan oleh BRI Danareksa hari ini antara lain INTP, RAJA, dan WIFI.

Sementara itu, Phintraco Sekuritas menggarisbawahi indikator teknikal yang menunjukkan potensi tekanan jual lanjutan dalam jangka pendek.

Indikator MACD mengalami death cross, disertai kenaikan volume jual, dan Stochastic RSI berada di area pivot.

"IHSG berpotensi melanjutkan koreksi untuk menguji support di kisaran 7.800–7.850," tulis Phintraco dalam risetnya.

Phintraco juga memberikan rekomendasi saham AADI, RAJA, PGEO, TOBA, dan INDF sebagai pilihan untuk perdagangan hari ini.

Namun demikian, ketidakpastian global juga turut memberi tekanan pada pergerakan pasar.

Sentimen negatif datang dari pernyataan Presiden Donald Trump yang mengancam akan mengenakan tarif impor hingga 200% terhadap produk dari Tiongkok, jika ekspor mineral tanah jarang ke AS tidak dikurangi.

Trump juga mengisyaratkan tarif tambahan terhadap negara-negara yang belum menghapus pajak digital.

Di sisi lain, investor juga mencermati pertemuan antara Presiden Korea Selatan dan Presiden AS, yang membahas kelanjutan kesepakatan dagang terkait tarif 15% atas ekspor Korsel ke Amerika Serikat.

CGS International Sekuritas Indonesia mencermati bahwa sentimen positif masih datang dari kenaikan indeks di bursa Wall Street dan penguatan harga sejumlah komoditas.

Namun, aksi ambil untung usai rebalancing MSCI juga dipandang sebagai potensi tekanan jangka pendek.

"IHSG diperkirakan bergerak variatif cenderung menguat, dengan kisaran support di 7.850–7.795 dan resistance di 7.960–8.020," tulis CGS.

Saham-saham pilihan CGS meliputi PGEO, EXCL, BSDE, BTPS, GOTO, dan AMRT.

Berbeda dengan proyeksi optimis lainnya, Panin Sekuritas melihat tekanan dari ketegangan geopolitik, volatilitas nilai tukar rupiah, serta potensi aksi ambil untung berisiko menekan IHSG ke area support MA-20 di level 7.724.

"Jika IHSG kembali melemah di bawah resistance 7.800–7.911, maka tren pelemahan bisa berlanjut," tulis tim riset Panin.

Saham-saham yang direkomendasikan Panin hari ini adalah AMMN, AADI, PTBA, dan EXCL.

Dengan berbagai faktor eksternal dan teknikal yang saling tarik-menarik, investor disarankan tetap cermat mencermati dinamika pasar serta memperhatikan rilis data ekonomi maupun kebijakan global yang berpotensi mempengaruhi arah IHSG dalam jangka pendek.*

(bb/a008)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Tertekan Jelang Siang, Melemah 2% Akibat Aksi Jual Saham Big Caps
Google Finance Tambah Fitur AI, Pengguna Bisa Tanya Prediksi Pasar Secara Langsung
Harga Emas Antam Menguat, Tembus Rp1,96 Juta per Gram Seiring Tren Dunia
IHSG Dibuka Menguat, Mendekati Level Psikologis 8.000 di Tengah Kinerja Positif Saham Big Caps
Harga Emas Antam Naik ke Rp1,94 Juta per Gram, Tertinggi dalam Hampir Tiga Pekan
IHSG Menguat ke 7.943 Jelang Rebalancing: MSCI, AMMN dan DSSA Bersinar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru