BREAKING NEWS
Kamis, 05 Maret 2026

Ketahanan Pangan Ibu Kota Bertumpu pada Food Station, Ini Strategi dan Tantangannya

gusWedha - Senin, 08 September 2025 13:34 WIB
Ketahanan Pangan Ibu Kota Bertumpu pada Food Station, Ini Strategi dan Tantangannya
Ketua Dewan Pembina Jaya Center Foundation dan Yayasan Jakarta Menyala Center, Budi Mulyawan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Di antaranya adalah keterbatasan infrastruktur gudang dan logistik, fluktuasi harga global, serta persaingan dengan pasar swasta.

Belum lagi sejumlah persoalan operasional seperti keterlambatan distribusi dan keluhan kualitas produk yang sempat muncul.

"Semua itu harus menjadi bahan evaluasi. Manajemen harus lebih profesional, transparan, dan akuntabel dalam mengelola sumber daya dan distribusi," tegasnya.

Menanggapi isu adanya dugaan kartel atau monopoli, Budi menegaskan bahwa tidak ditemukan indikasi praktik semacam itu di tubuh Food Station.

Namun, ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan pengawasan publik agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

"Food Station harus terus membangun Good Corporate Governance, termasuk memastikan SDM-nya mampu beradaptasi dengan dinamika pasar pangan," tambahnya.

Permodalan Food Station bersumber dari penyertaan modal pemerintah provinsi, pendapatan operasional, serta kemitraan dengan sektor swasta.

Meski demikian, Budi menegaskan bahwa orientasi utama Perumda ini bukan semata-mata keuntungan, melainkan pelayanan publik.

"Profit itu penting untuk keberlanjutan, tapi bukan tujuan utama. Yang utama adalah manfaat nyata bagi warga," ujarnya.

Ia juga mendorong adanya penataan ulang organisasi, termasuk mendorong partisipasi publik bukan hanya sebagai konsumen, tetapi juga sebagai mitra usaha, karyawan, bahkan pemasok.

Ini dinilai penting agar lembaga milik daerah ini semakin membumi dan inklusif.

"Food Station harus dikelola secara efisien, adaptif, dan terbuka terhadap kolaborasi. Karena pada dasarnya, lembaga ini milik masyarakat Jakarta," pungkasnya.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru