Kabar Gembira! Bobby Nasution Siapkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten Sumut
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan 33 unit bus perintis gratis khusus pelajar yang akan melayani lima kabupaten. Program
PENDIDIKAN
MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (PemprovSumut) meminta pemerintah kabupaten/kota se-Sumut untuk mengambil langkah proaktif dalam menghadapi tekanan inflasi yang terus meningkat.
Seruan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Togap Simangunsong, dalam rapat percepatan realisasi anggaran dan pengendalian inflasidaerah yang digelar di Aula Gedung Bina Graha Bappelitbang Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Senin (8/9/2025).
Menurut Togap, tingkat inflasiSumut pada Agustus 2025 secara year-on-year (y-on-y) tercatat sebesar 4,42%, jauh di atas angka ideal sebesar 2,5%.
Lonjakan inflasi ini dinilai sudah mulai berdampak serius pada daya beli masyarakat serta kestabilan ekonomidaerah.
"Pertemuan ini kita adakan untuk menyamakan langkah yang proaktif. Inflasi 4,42% ini terlalu tinggi. Kita harus berupaya keras agar bisa ditekan ke level ideal," ujar Togap Simangunsong di hadapan para Sekda kabupaten/kota.
Dalam penjelasannya, Togap menyebut bahwa cabai merah, bawang merah, dan daging ayam menjadi komoditas penyumbang utama inflasi.
Salah satu penyebab utamanya adalah aliran distribusi yang cenderung lebih mengutamakan pasar luar provinsi, dibandingkan kebutuhan lokal.
"Komoditas kita malah dipasok keluar daerah, sementara masyarakatSumut sendiri kesulitan. Ini harus segera diintervensi. Prioritaskan dulu untuk kebutuhan dalam provinsi," tegas Togap.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus aktif memperkuat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan rutin memantau stok, harga, dan distribusi.
Selain itu, upaya seperti operasi pasar dan pasar murah harus dioptimalkan sebagai langkah jangka pendek menekan harga.
Tak hanya fokus pada inflasi, Sekdaprov juga menyoroti lambannya realisasi belanja daerah yang dianggap menjadi salah satu faktor melemahnya perputaran uang di masyarakat.
Banyak daerah disebut masih memiliki anggaran yang mengendap tanpa serapan optimal.
"Kalau uang tidak beredar, daya beli masyarakat akan semakin terpuruk. Segera percepat belanja APBD agar ekonomi bergerak, inflasi terkendali, dan pembangunan tetap berjalan," jelasnya.
Togap berharap kolaborasi yang lebih erat antar pemangku kepentingan dapat menciptakan langkah cepat dan efektif dalam menstabilkan ekonomidaerah.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat, kestabilan harga, dan pertumbuhan ekonomi.
Komoditas Penyumbang Inflasi Sumut (Agustus 2025)
- Cabai merah
- Bawang merah
- Daging ayam ras
- Beras
- Ikan segar*
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan 33 unit bus perintis gratis khusus pelajar yang akan melayani lima kabupaten. Program
PENDIDIKAN
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional Indonesia bergerak bervariasi pada Selasa (29/9/2026). Harga cabai rawit merah me
EKONOMI
JAKARTA Komisi II DPR RI memanggil Ombudsman RI pada Selasa (29/9/2026) untuk membahas temuan inspeksi mendadak (sidak) di Lapas Kelas IIA
NASIONAL
JAKARTA Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dian Sandi Utama menanggapi gugatan yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rak
NASIONAL
JAKARTA Komisi XIII DPR RI meminta persoalan fasilitas mewah dan bangunan yang menjadi sorotan di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Ba
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Horas Bangso Batak (HBB) terus berperan dalam melestarikan budaya sekaligus member
PEMERINTAHAN
JAKARTA Harga emas Antam turun Rp17 ribu menjadi Rp2.580.000 per gram pada perdagangan Selasa (29/9/2026). Penurunan juga terjadi pada har
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,33 persen ke level 6.127 pada perdagangan Selasa (29/9/2026). Pelemahan berlan
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyentuh level Rp18.000 per USD pada pembukaan perdagangan Selasa (29/9/20
EKONOMI
OlehFirdaus ArifinDI BANDUNG pada Sabtu (26/9/2026), Joko Widodo menunjukkan kartu tanda anggota Partai Solidaritas Indonesia. Ia menyataka
OPINI