BREAKING NEWS
Rabu, 18 Maret 2026

Mother Station CNG Pertama di Medan! Dukung Akses Energi Lebih Murah dan Ramah Lingkungan

Adelia Syafitri - Sabtu, 20 September 2025 18:14 WIB
Mother Station CNG Pertama di Medan! Dukung Akses Energi Lebih Murah dan Ramah Lingkungan
Pemerintah Kota (Pemko) Medan resmi memulai pembangunan Mother Station Compressed Natural Gas (CNG) pertama di Kota Medan, yang berlokasi di Jalan Kolonel Yos Sudarso, Medan Labuhan, Jumat (19/9).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Pemerintah Kota (Pemko) Medan resmi memulai pembangunan Mother Station Compressed Natural Gas (CNG) pertama di Kota Medan, yang berlokasi di Jalan Kolonel Yos Sudarso, Medan Labuhan, Jumat (19/9).

Proyek ini diharapkan dapat memperluas akses gas bumi bagi masyarakat dan pelaku industri, khususnya di wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa gas.

Baca Juga:
Ground breaking ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, didampingi perwakilan dari Direktorat Jenderal Migas, PT PGN Tbk, serta pejabat terkait dari sektor infrastruktur energi.

Dalam sambutannya, Zakiyuddin menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kota Medan sebagai lokasi pertama pembangunan Mother StationCNG.

Ia menyebut proyek ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung efisiensi dan keberlanjutan lingkungan.

"Ini merupakan kehormatan bagi PemkoMedan. Pembangunan Mother StationCNG ini akan sangat bermanfaat, khususnya bagi pelaku industri, karena mempermudah akses terhadap energi yang lebih murah dan ramah lingkungan," ujar Zakiyuddin.

Zakiyuddin memastikan bahwa PemkoMedan akan memberikan dukungan penuh terhadap proyek ini, termasuk dalam proses perizinan dan percepatan penyelesaian pembangunan.

"Kami akan permudah seluruh perizinan yang dibutuhkan. Harapannya, pembangunan bisa selesai tepat waktu di bulan November, sehingga dapat mulai dimanfaatkan di akhir tahun," jelasnya.

Selain manfaat langsung untuk akses energi, kehadiran Mother StationCNG juga dinilai akan mengurangi kebutuhan penggalian jalan untuk pemasangan pipa gas, sehingga berdampak positif terhadap infrastruktur kota.

Baca Juga:
Direktur Komersial PT PGN Tbk, Aldiansyah Idham, menjelaskan bahwa pembangunan Mother Station ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan BUMN energi untuk memperluas distribusi gas bumi, khususnya ke wilayah yang belum memiliki infrastruktur jaringan pipa.

"CNG ini ditujukan untuk industri dan sektor ritel seperti restoran dan kafe yang belum terjangkau gas pipa. Ini juga langkah untuk mengurangi ketergantungan terhadap LPG, sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon di perkotaan," ungkap Aldiansyah.

Mother StationCNG merupakan fasilitas yang menerima pasokan gas dari jaringan pipa tekanan menengah, kemudian mengompresinya hingga tekanan tinggi menggunakan CNG compressor.

Gas hasil kompresi ini dapat langsung dimanfaatkan di lokasi atau dikirim menggunakan CNG trailer ke daerah-daerah yang belum memiliki jaringan pipa gas.

Proyek ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan energi berkelanjutan dan merata di Kota Medan.

Dengan hadirnya Mother StationCNG, pemerintah berharap seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan manfaat energi bersih, efisien, dan ekonomis.

"Kami ingin memastikan bahwa akses terhadap energi bersih bukan hanya milik segelintir orang. Ini bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan Medan yang modern, ramah lingkungan, dan berkeadilan," tutup Zakiyuddin.*

Baca Juga:

(pm/a008)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hujan Tak Surutkan Semangat Warga Medan Rayakan World Cleanup Day 2025
Wakil Wali Kota Medan Tegas: Camat hingga Kepling Wajib Pemetaan Zona Narkoba, Jika Lalai Akan Dicopot!
Dirut Pertamina Bantah Monopoli Impor BBM: Tidak Satu Pintu
Putri Koster Gerakkan PSBS-PADAS di Karangasem: Desa Jadi Garda Depan Bali Bebas Sampah
Terdakwa TPPO ART ke Malaysia Dituntut 9 Tahun Penjara, Diminta Bayar Restitusi ke Korban
Rutan Kelas I Medan Gelar Skrining Tuberkulosis untuk 200 Warga Binaan, Dukung Eliminasi TB 2030
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru