BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Februari 2026

Tekan Inflasi, Pemkot Bandar Lampung Gelar Pasar Murah di 126 Kelurahan Hingga November

Ahmad Yani Setiawan - Rabu, 08 Oktober 2025 10:21 WIB
Tekan Inflasi, Pemkot Bandar Lampung Gelar Pasar Murah di 126 Kelurahan Hingga November
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin0. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melalui Dinas Perdagangan menggelar pasar murah serentak di 126 kelurahan, mulai Selasa, 7 Oktober hingga 19 November 2025.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah tekanan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, menyatakan bahwa kegiatan pasar murah ini akan dimulai di Kecamatan Bumi Waras, kemudian dilaksanakan secara bergilir di seluruh kecamatan lainnya.

Baca Juga:

"Pasar murah ini menyasar langsung kebutuhan pokok warga. Barang yang disubsidi antara lain beras, minyak goreng, gula, dan telur dengan potongan harga rata-rata Rp5.000 per kilogram," ujar Erwin, Senin (6/10/2025).

Program ini menargetkan penurunan harga beberapa komoditas strategis. Misalnya, untuk pembelian telur sebanyak lima kilogram, masyarakat akan mendapat potongan hingga Rp25 ribu.

Total anggaran subsidi yang dikucurkan oleh Pemkot Bandar Lampung mencapai lebih dari Rp300 juta.

"Kegiatan ini kita laksanakan untuk meringankan beban warga yang terdampak kenaikan harga pangan. Subsidi yang diberikan cukup signifikan dan langsung dirasakan masyarakat," kata Erwin.

Pelaksanaan pasar murah ini juga melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog serta jaringan ritel modern seperti Indomaret, Alfamart, dan Chandra Superstore.

"Kolaborasi ini penting agar stok barang mencukupi dan distribusi berjalan lancar di semua wilayah. Kita ingin pastikan kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau," jelasnya.

Erwin menegaskan bahwa pasar murah bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari kebijakan strategis Pemkot Bandar Lampung dalam menjaga keseimbangan harga dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

"Kita tidak ingin warga kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya. Pasar murah adalah bentuk nyata dari kehadiran pemerintah di tengah rakyat," tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk membeli barang sesuai kebutuhan, tidak memborong atau menimbun.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dari Infrastruktur hingga Kesehatan, Bupati Anton Pastikan Pelayanan Masyarakat Ujung Padang Membaik
Kapolda Aceh Tinjau Kilang Padi di Aceh Besar, Pastikan Kualitas Beras Bebas dari Praktik Oplosan
Sumut Surplus Beras dan Cabai Merah Sepanjang 2025, Harga Pangan Diprediksi Stabil Jelang Akhir Tahun
Inflasi Tertinggi di Indonesia, Pemprov Sumut Gelar 524 Titik Pasar Murah untuk Tekan Harga Pangan
Ini 11 Langkah Cepat Tekan Inflasi di Sumut
Inflasi Tertinggi di Indonesia, Gubernur Sumut Bobby Nasution Ditegur Kemendagri
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru