BREAKING NEWS
Senin, 16 Maret 2026

Zulhas Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen di 2026 Jika Program Prabowo Jalan

Raman Krisna - Rabu, 15 Oktober 2025 22:57 WIB
Zulhas Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen di 2026 Jika Program Prabowo Jalan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. (foto: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANGERANG – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 6 persen pada 2026, jika seluruh program prioritas Presiden Prabowo Subianto dijalankan secara konsisten.

Hal itu disampaikan Zulkifli dalam pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (15/10/2025).

"Pertumbuhan ekonomi diperkirakan tahun depan akan 6 persen. Ada yang mengatakan mustahil, tetapi insya Allah itu akan kita kerjakan, dan insya Allah tahun depan saudara-saudara akan melihat itu menjadi kenyataan," ujar Zulkifli Hasan dalam pidatonya.

Baca Juga:

Menurutnya, sejumlah kebijakan utama pemerintahan Presiden Prabowo menjadi motor penggerak utama untuk mendorong ekonomi nasional melaju lebih cepat. Beberapa di antaranya adalah:
- Hilirisasi industri melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara),
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pelajar,
- Penerapan biodiesel B50, yakni pencampuran 50 persen bahan bakar nabati ke dalam solar.

"Mudah-mudahan 6 persen bisa tercapai kalau kebijakan-kebijakan ini berjalan baik. Maka kita optimis," tambahnya.

Zulhas juga menyoroti pentingnya Trade Expo Indonesia (TEI) dalam mendukung ekspor nasional.

Ia menyebut, ajang tahunan ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha dan eksportir untuk menjangkau pasar global.

"Pada masa saya terakhir, transaksi di TEI mencapai 14 miliar dolar AS lebih. Tahun ini ditargetkan 16,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp273,5 triliun," ungkapnya.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, TEI 2025 mencatat partisipasi sebanyak 1.619 peserta dengan jumlah 8.045 buyer terdaftar dari 130 negara.

Optimisme Zulkifli Hasan ini senada dengan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya juga meyakini bahwa perekonomian Indonesia akan tumbuh positif pada 2026.

Salah satu pendorongnya adalah guyuran likuiditas Rp200 triliun kepada lima bank BUMN untuk memperluas pembiayaan sektor riil.

Zulkifli menegaskan bahwa sinergi lintas sektor dan dukungan terhadap kebijakan prioritas presiden akan menjadi kunci untuk mewujudkan target ambisius tersebut.*

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Di Hadapan CEO Dunia, Prabowo: Korupsi Seperti Kanker Stadium 4, Bisa Hancurkan Bangsa!
Prabowo Sentil Politisi yang Tak Paham Ekonomi di Depan CEO Dunia
Empat Fraksi DPRD Bali Sampaikan Pandangan Umum atas Raperda APBD 2026 dan Penyertaan Modal Pusat Kebudayaan Bali
Presiden Prabowo Hadiri Forbes Global CEO Conference 2025, Bahas Ekonomi RI dan Geoekonomi Dunia
Baznas Sumut Baru Himpun Rp7,4 Miliar, Gubernur Bobby Targetkan Pengumpulan Capai Rp28 Miliar Akhir 2025
Kejagung Respons Rencana Surya Darmadi Hibahkan Aset Sawit Rp10 Triliun ke Danantara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru